Proyeksi Pergerakan IHSG Hari Ini Beserta Empat Saham Rekomendasi
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih rentan mengalami pelemahan, khususnya dalam menguji kisaran 5.472-5.540. Kendati demikian, para pelaku pasar mesti mewaspadai skenario merah yang mengindikasikan bahwa pergerakan IHSG sekarang ini tengah membentuk fase awal dari wave [v] dari wave 3.
"IHSG menguat 0,92 persen ke 5.695 disertai dengan munculnya volume pembelian. Best case, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam," tulis riset MNC Sekuritas, Jakarta, Kamis (2/7/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Posisi indeks saat ini berada di level support 5.486 dan 5.317, sementara area resistance terpantau di level 6.007 dan 6.286. Di bawah ini merupakan daftar saham pilihan dari MNC Sekuritas untuk sesi perdagangan Kamis, 2 Juli 2026.
Saham ANTM mencatatkan penguatan sebesar 0,77 persen menuju level Rp2.610 yang dibarengi masuknya volume pembelian, serta diprediksi tengah berada di bagian wave C dari wave (Y). Investor direkomendasikan melakukan Buy on Weakness dalam kisaran Rp2.290-Rp2.430, dengan target harga di level Rp2.920 dan Rp3.310, serta batas stop loss di bawah Rp2.240.
Saham BIPI mengalami kenaikan sebesar 1,79 persen ke level Rp114 dengan diikuti volume pembelian, serta diperkirakan tengah membentuk fase dari wave 5 dari wave (C). Investor disarankan melakukan Buy on Weakness pada rentang Rp93-Rp112, dengan target harga mencapai Rp151 dan Rp188, serta batas stop loss di bawah Rp83.
Saham BRPT menguat signifikan sebesar 7,39 persen ke harga Rp1.380 yang disertai dengan adanya volume pembelian, serta diproyeksikan sedang membentuk bagian dari wave [c] dari wave 5 dari wave (A).
Saham ini direkomendasikan untuk Buy on Weakness pada kisaran Rp980-Rp1.170, dengan target harga di level Rp1.580 dan Rp1.950, serta batas stop loss di bawah Rp865.
Saham PGAS terpantau bergerak flat di posisi Rp1.365 yang disertai oleh volume pembelian, serta diestimasi tengah berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (A).
Investor dianjurkan mengambil opsi Buy on Weakness dalam rentang Rp1.300-Rp1.335, dengan target harga pada Rp1.460 dan Rp1.635, serta batas stop loss di bawah Rp1.275.