Kabar Gembira Petani Sawit Pasaman Barat Harga TBS Tembus Rp3.754 per Kg

ILUSTRASI, Harga TBS kelapa sawit di Pasaman Barat mencapai Rp3.754 per kilogram. (Sumber Gambar : Net)
Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33:30 WIB

PASAMAN BARAT – Angin segar menghampiri para petani kelapa sawit di wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Hal itu terjadi setelah nilai jual Tandan Buah Segar (TBS) ditetapkan dengan angka tertinggi menyentuh Rp3.754,49 per kilogram pada Jumat (3/7). Merujuk pada pengumuman resmi yang dipublikasikan melalui akun Instagram Dinas Kominfo Pasaman Barat (@diskominfopasbar).

Bupati Pasaman Barat H. Yulianto, SH. MM, didampingi Wakil Bupati H. M. Ihpan rutin memantau dinamika nilai jual komoditas unggulan daerah ini melalui sistem pengawasan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) setempat.

Penting untuk diketahui bahwa nilai batas paling bawah untuk komoditas ini berada di level Rp3.085 per kilogram.

Sementara itu, untuk komoditas brondolan, nilai jual di tingkat pabrik terpantau bertahan kuat di posisi Rp3.700 per kilogram, yang diterapkan oleh PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM).

Pergerakan nilai secara terperinci di wilayah Pasaman Barat saat ini terbagi ke dalam sejumlah kelompok jalinan kemitraan pada setiap pabrik kelapa sawit.

Kelompok pertama adalah Harga Mitra Plasma, di mana PT Agrowiratama berhasil menempati peringkat tertinggi dengan melakukan pembelian TBS senilai Rp3.754,49 per kilogram.

Selanjutnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber, "ada empat perusahaan yang terpantau kompak menetapkan angka yang sama sebesar Rp3.754,06 per kilogram untuk kelompok plasma ini, yaitu PT Bina Tani Nusantara (BTN), PT Gersindo, PT Andalas Agro Industri (AAI), dan PT Laras Internusa (LIN)."

Kelompok kedua yaitu Harga Mitra Swadaya, di mana nilai tertinggi di angka Rp3.754,06 per kilogram dibukukan secara seragam oleh tiga korporasi, yakni PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM), PT Andalas Agro Industri (AAI), serta PT Gunung Sawit Abadi (GSA).

Selain ketiga perusahaan tersebut, transaksi untuk mitra swadaya juga dilayani oleh PT Sari Buah Sawit (SBS) dengan ketetapan harga Rp3.470 per kilogram, diikuti oleh PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) senilai Rp3.340 per kilogram, serta PT Agro Wira Ligatsa (AWL) yang menetapkan harga pada angka Rp3.170 per kilogram.

Di sisi lain, pergeseran yang cukup dinamis terlihat pada kelompok ketiga, yaitu Harga Non Mitra.

Pada kelompok ini, PTPN IV Regional IV memberlakukan harga beli sebesar Rp3.400 per kilogram, disusul oleh PT Gunung Sawit Abadi (GSA) senilai Rp3.385 per kilogram, PT Usaha Sawit Mandiri (USM) di angka Rp3.369 per kilogram, dan PT Berkat Sawit Sejahtera (BSS) seharga Rp3.345 per kilogram.

Korporasi lainnya seperti PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) dan PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) menetapkan angka yang sama yaitu di posisi Rp3.338 dan Rp3.340 per kilogram.

Untuk deretan pabrik dengan ketentuan harga non-mitra di rentang kepala tiga lainnya diisi oleh PT Gersindo dan PT Sari Buah Sawit (SBS) yang sama-sama membeli pada harga Rp3.300 per kilogram, PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP) senilai Rp3.230 per kilogram, PT Pasaman Marama Sejahtera (PMS) sebesar Rp3.220 per kilogram, serta PT Agro Wira Ligatsa (AWL) di angka Rp3.130 per kilogram.

Sebagai penutup rangkuman data harian ini, PT Bina Tani Nusantara (BTN) dilaporkan menetapkan harga beli non-mitra terendah pada level Rp3.085 per kilogram.

Reporter: Gemilang Ramadhan