Kontrak dengan GoTo Berakhir, TAXI Siapkan Langkah Mitigasi

ILUSTRASI, Direktur TAXI menyampaikan pengakhiran kontrak dengan GoTo efektif mulai 2 Juli 2026. (Sumber Gambar : Net)
Minggu, 05 Juli 2026 | 11:31:56 WIB

JAKARTA – Grup GoTo lewat PT Rekan Anak Bangsa telah memutuskan untuk menghentikan perjanjian pengadaan jasa dengan PT Express Transindo Utama Tbk. (TAXI). Keputusan pengakhiran kerja sama tersebut mulai berlaku efektif per tanggal 2 Juli 2026.

Direktur Utama sekaligus Sekretaris Perusahaan Express Transindo Utama, Johannes B.E. Triatmojo, menuturkan bahwa pihak perseroan sudah mendapatkan surat dari PT Rekan Anak Bangsa terkait penyelesaian Perjanjian Pengadaan Jasa yang selama ini terjalin di antara kedua pihak.

"Dalam surat tersebut disampaikan bahwa pengakhiran perjanjian akan berlaku efektif pada tanggal 2 Juli 2026," ujar Johannes sebagaimana dilansir dari berita sumber dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Minggu (5/7/2026).

Johannes memaparkan bahwa tidak ada kaitan afiliasi antara PT Express Transindo Utama Tbk. (TAXI) dengan PT Rekan Anak Bangsa. Lebih jauh, ia mengakui bahwa selesainya hubungan kerja sama ini memiliki potensi untuk memengaruhi pendapatan perseroan. 

Meski demikian, pihak Express sudah merancang berbagai langkah mitigasi untuk menekan dampak negatif terhadap kegiatan operasional.

"Dengan berakhirnya perjanjian, dapat memengaruhi penghasilan perseroan. Perseroan telah mengantisipasi dampak tersebut dengan mengoptimalkan penghasilan dari kontrak kerja lain yang ada, serta penambahan kendaraan operasional dari vendor yang lain," kata Johannes sebagaimana dilansir dari berita sumber.

PT Rekan Anak Bangsa sendiri merupakan salah satu bagian dari Grup GoTo yang mengelola berbagai kegiatan operasional di dalam ekosistem layanan digital perusahaan. 

Penghentian kontrak ini menjadi tantangan tersendiri bagi Express di tengah usaha perusahaan dalam meningkatkan utilisasi armada serta menambah sumber pendapatan melalui kemitraan dengan berbagai pihak.

Sebagai informasi, TAXI mencatat adanya perbaikan kinerja selama kuartal I/2026. Pendapatan tercatat sebesar Rp2,26 miliar, naik dari angka Rp668,09 juta pada kuartal I/2025. 

Selain itu, rugi bersih juga berhasil ditekan menjadi Rp322,59 juta dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp1,93 miliar.

Reporter: Gemilang Ramadhan