Dewan Komisaris PLN Enjiniring Laksanakan Kunjungan Kerja Pantau Pekerjaan RUPTL

Foto: PLN Enjiniring
Penulis: Redaksi
Selasa, 16 September 2025 | 19:26:28 WIB

Bandung, 16 September 2025 - Dewan Komisaris PLN Enjiniring melakukan kunjungan kerja dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri BUMN No. PER-2/MBU/03/2023. Kegiatan ini berlangsung di Bandung, bertepatan dengan pelaksanaan rangkaian Bootcamp RUPTL 2025–2034 yang digelar pada 10–21 September 2025.

Kunjungan ini ditujukan untuk memantau secara langsung progres percepatan pekerjaan yang terkait dengan RUPTL, sekaligus memastikan implementasi prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG). Melalui kegiatan ini, Dewan Komisaris ingin memastikan bahwa seluruh target dapat tercapai tepat waktu, akurat, dan selaras dengan kebutuhan strategis PLN Group.

Komisaris Utama PLN Enjiniring, Bob Saril, menyampaikan bahwa keberhasilan setiap pekerjaan enjiniring sangat ditentukan oleh kualitas hasilnya.
“Dalam melakukan pekerjaan enjiniring diperlukan komitmen menjaga kualitas. Quality Control (QC) sangat penting untuk memastikan standar itu terjaga. Saya berharap seluruh insan PLN Enjiniring bekerja dengan menjunjung tinggi prinsip GCG dan berintegritas. Semua ini kita lakukan untuk melayani masyarakat, agar listrik dapat tersedia secara merata dan pada akhirnya meningkatkan perekonomian daerah,” ungkap Bob Saril.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Usaha PLN Enjiniring, Kurnia Rumdhony, turut menyampaikan kesiapan perusahaan dalam mendukung eksekusi RUPTL 2025–2034 dengan tetap menjaga standar kualitas produk enjiniring.

“PLN Enjiniring siap mendukung penuh suksesnya RUPTL sebagai agenda strategis nasional. Kami memastikan setiap dokumen dan produk enjiniring yang dihasilkan terjaga kualitasnya, sehingga dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur kelistrikan Indonesia,” ujar Kurnia Rumdhony.

Melalui kunjungan ini, Dewan Komisaris memastikan PLN Enjiniring dalam mengawal suksesnya pekerjaan strategis ketenagalistrikan, sejalan dengan target percepatan RUPTL 2025–2034 yang merupakan RUPTL paling hijau dalam sejarah Indonesia.

Reporter: Redaksi