Breaking

BCA Optimalkan Nilai Saham dengan Kebijakan Dividen Baru

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 24 April 2026
BCA Optimalkan Nilai Saham dengan Kebijakan Dividen Baru
ILUSTRASI, Strategi BCA

JAKARTA – BCA berencana menaikkan rasio pembayaran dividen atau DPR menjadi 72 persen serta membagikan dividen interim setiap kuartal mulai tahun buku 2026 mendatang.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk apresiasi kepada para pemegang saham seiring dengan performa keuangan yang terus bertumbuh positif.

Manajemen telah mematangkan proyeksi pembagian keuntungan ini guna memberikan kepastian imbal hasil yang lebih rutin bagi investor.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mengoptimalkan nilai bagi pemegang saham melalui kebijakan dividen yang lebih agresif.

"Kami berkomitmen menaikkan dividend payout ratio menjadi minimal 72 persen dan direncanakan mulai dibagikan sebagai dividen interim setiap kuartal pada tahun 2026," tutur Jahja, sebagaimana dilansir dari kontan.co.id, Jumat (24/4/2026).

Keputusan ini mencerminkan tingkat permodalan perseroan yang sangat memadai untuk mendukung pertumbuhan bisnis sekaligus membagi keuntungan.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa frekuensi pembagian yang lebih sering bertujuan untuk menjaga stabilitas arus kas para investor di pasar modal.

Jahja menegaskan bahwa posisi likuiditas bank saat ini berada pada level yang sangat sehat sehingga memungkinkan rencana ekspansi dan distribusi laba berjalan beriringan.

"Target kenaikan payout ratio ini selaras dengan proyeksi laba bersih perusahaan yang kami harapkan terus meningkat secara berkelanjutan," ungkap Jahja, dikutip dari kontan.co.id, Jumat (24/4/2026).

Penerapan skema kuartalan ini diprediksi akan menjadi daya tarik baru bagi saham BBCA di tengah dinamika pasar keuangan global.

Sistem baru tersebut secara teknis akan membagi total dividen tahunan ke dalam 4 tahap pembayaran yang dijadwalkan secara berkala.

Hera F. Haryn berpendapat bahwa kebijakan menaikkan rasio dividen merupakan hasil dari pengelolaan manajemen risiko yang disiplin dan efisiensi operasional yang terjaga dengan baik.

Perusahaan meyakini bahwa dengan fundamental yang kuat, kebijakan dividen 72 persen tidak akan mengganggu rasio kecukupan modal atau CAR bank.

Hingga saat ini, BCA tetap menjadi salah satu bank dengan kapitalisasi pasar terbesar yang rutin membagikan keuntungan kepada publik.

Investor diharapkan mencermati jadwal resmi Rapat Umum Pemegang Saham untuk pengesahan teknis mengenai perubahan kebijakan distribusi laba tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua