OMRE ARA 24,07% Jadi Top Gainer, Disusul RISE 17,19%, FWCT 16,87%, SQMI 16,42%, KOKA 14,68%
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat sebesar 53,38 poin (0,86 persen) ke level 6.228,91 pada perdagangan sesi I Senin (20/7/2026). IHSG hari ini bergerak menghijau di rentang 6.191–6.249.
Di saat yang sama, sejumlah saham masuk dalam daftar cuan terbesar atau top gainers, bahkan ada yang mentok batas auto rejection atas (ARA).
Berdasarkan data IDX, tercatat sebanyak 20,09 miliar lembar saham telah diperdagangkan pada perdagangan sesi I. Dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,27 triliun, dan frekuensi perdagangan mencapai 1.399.915 transaksi.
Tercatat sebanyak 398 saham mengalami kenaikan, 188 saham diperdagangkan menurun. Sedangkan 205 saham stagnan.
Sementara itu, saham-saham blue chip yang tergabung dalam LQ45 melejit 1,3 persen.
Hampir seluruh sektor saham menguat pada penutupan sesi I. Saham sektor perindustrian memimpin penguatan, karena melesat 2,16 persen. Diikuti oleh saham sektor energi 1,77 persen, sektor properti 1,45 persen, sektor barang konsumsi primer 1,35 persen, dan sektor barang baku 0,85 persen.
Sedangkan pelemahan terjadi pada saham sektor teknologi 0,24 persen dan sektor kesehatan 0,17 persen.
Pada perdagangan sesi I, indeks saham Asia juga kompak menghijau. Shanghai (China) melonjak 0,96 persen, Straits Times (Singapura) menguat 0,01 persen, dan Hang Seng (Hong Kong) melejit 2,17 persen. Sedangkan Nikkei (Jepang) libur.
Daftar Saham Top Gainers
Sementara itu, sejumlah saham masuk dalam daftar cuan terbesar atau top gainers. Harga sahamnya melonjak mulai dari 14 persen hingga 24 persen.
Di antara daftar top gainers tersebut, saham PT Indonesia Prima Property Tbk (OMRE) loncat hingga mentok batas auto rejection atas (ARA). Harga saham OMRE terbang 24,07 persen menjadi Rp 1.304.
Sedangkan saham-saham top gainers lainnya:
- PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) melonjak 17,19 persen ke Rp 1.125
- PT Wijaya Cahaya Timber Tbk (FWCT) melejit 16,87 persen ke Rp 97
- PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) terkerek 16,42 persen ke Rp 78
- PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) naik 14,68 persen ke Rp 250
Daftar Saham Top Losers
Sebaliknya, ada lima saham anjlok parah dan teratas dalam daftar top losers:
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) ambrol 10,61 persen ke Rp 800
- PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) jatuh 10,36 persen ke Rp 346
- PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS) anjlok 9,33 persen ke Rp 68
- PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) turun 8,24 persen ke Rp 312
Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun 7,61 persen ke Rp 27.000