Rupiah Tertekan ke Rp 18.027 Per Dolar AS Sejalan Mayoritas Mata Uang Asia
JAKARTA – Nilai tukar rupiah di pasar spot terus tertekan hingga akhir perdagangan hari ini. Pada Selasa (4/8/2026), rupiah spot ditutup pada level Rp 18.027 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pencapaian ini membuat rupiah melemah 0,17% jika dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp 17.997 per dolar AS. Pergerakan rupiah tersebut sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia.
Hingga pukul 15.00 WIB, peso Filipina menjadi mata uang yang mengalami pelemahan terparah di Asia setelah ditutup anjlok 0,41%. Posisi tersebut disusul oleh yen Jepang yang turut merosot 0,39%.
Selanjutnya, won Korea Selatan tertekan sebesar 0,24% dan dolar Singapura tercatat terkoreksi 0,1%. Sementara itu, rupee India serta baht Thailand sama-sama tergelincir sebesar 0,02%.
Berikutnya, dolar Hong Kong mengalami penurunan sebesar 0,004% dan dolar Taiwan ditutup stabil dengan kecenderungan melemah tipis pada hari ini.
Di sisi lain, yuan China menjadi mata uang yang mencatatkan penguatan terbesar di Asia setelah menanjak 0,02%.
Kemudian, ringgit Malaysia juga terlihat menguat tipis terhadap the greenback.