Prakiraan GBP/USD Menguat Menjelang Rilis Data NFP AS

Ilustrasi gbp usd (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:48:36 WIB

JAKARTA – Pound Inggris (GBP) mengalami sedikit penurunan hingga bergerak di kisaran 1,3460 versus Dolar AS (USD) pada sesi perdagangan Eropa hari Kamis. Pasangan GBP/USD diprediksi bergerak mendatar karena pasar masih menantikan rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) periode Juli pada hari Jumat.

Para ekonom di Deutsche Bank memproyeksikan data payrolls Juli mendatang bakal menampilkan perbaikan tingkat penyerapan tenaga kerja yang cenderung moderat. Mereka memprakirakan "pertumbuhan ketenagakerjaan sebesar +65 ribu, sedikit di atas angka +57 ribu pada Juni" sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengenai kondisi longgar di pasar tenaga kerja, pihak Deutsche Bank menilai bahwa "tingkat pengangguran diperkirakan tetap di 4,2%, meskipun risikonya cenderung ke pembulatan naik ke 4,3% jika partisipasi angkatan kerja pulih setelah penurunan tajam bulan lalu." sebagaimana dilansir dari berita sumber. Angka pengupahan beserta durasi kerja diperkirakan stabil, dengan "pendapatan rata-rata per jam... diperkirakan naik +0,3% secara month-on-month, tidak berubah dari Juni, sementara rata-rata jam kerja diprakirakan bertahan di 34,3 jam." sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pelaku pasar dipastikan bakal memperhatikan rilis NFP AS mengingat data ini memengaruhi ekspektasi atas kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed).

Sebelum terbitnya laporan NFP bulan Juli, indikator Perubahan Ketenagakerjaan ADP tercatat lebih rendah ketimbang proyeksi awal. Laporan ADP pada hari Rabu menunjukkan bahwa sektor swasta hanya mampu menambah 44 Ribu lapangan kerja di bulan Juli, berada di bawah estimasi 70 Ribu dan realisasi periode sebelumnya sebesar 98 Ribu.

Pasangan mata uang GBP/USD diperdagangkan di kisaran 1,3460 dengan kecenderungan penguatan jangka pendek karena posisi spot bertahan di atas Exponential Moving Average (EMA) 20 hari di 1,3404, meski masih tertahan untuk menembus batas bawah pola Volatility Contraction Pattern (VCP) di area 1,3471.

Indikator Relative Strength Index (RSI) yang bertengger di angka 57 mencerminkan momentum positif yang belum berlebihan, memberi sinyal potensi ruang kenaikan lanjutan selama harga tertahan di atas level EMA.

Target resistance terdekat berada pada batas garis tren terdahulu di level 1,3471, di mana penembusan konsisten di atas area ini berpotensi memicu reli lebih tinggi. Jika terus naik, puncak harga pada 15 Juli di 1,3558 menjadi area rintangan utama, sementara area support berada pada EMA 20 hari di 1,3404 dan titik terendah 28 Juli di 1,3274.

Reporter: Akbar