Perdagangan Saham LQ45 Melemah, Nilai Transaksi Turun Rp14,5 Triliun

Ilustrasi Perdagangan saham LQ45 di BEI melemah dengan nilai transaksi turun menjadi Rp14,5 triliun. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:20:55 WIB

JAKARTA — Perdagangan saham anggota indeks LQ45 pada Selasa (11 Agustus 2026) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah di kedua kelompok saham. 

Nilai transaksi bursa turun menjadi Rp14,5 triliun dari Rp18,2 triliun sehari sebelumnya. Investor asing berbalik net jual dengan volume 714 juta saham senilai Rp687,8 miliar, setelah sebelumnya mencatat net beli besar.

Seluruh saham dengan PER terendah kompak melemah. PT Hartadinata Abadi (HRTA) menjadi penurun terbesar, anjlok 5,45 persen. PT Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 2,74 persen, sementara PT Bank Tabungan Negara (BBTN) melemah 2,02 persen. 

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,35 kali.

Di kelompok PER tertinggi, PT Darma Henwa (DEWA) mencatat penurunan paling dalam, anjlok 6,75 persen. PT Bumi Resources (BUMI) terkoreksi 4,81 persen, PT Merdeka Copper Gold (MDKA) turun 3,95 persen, dan PT Indika Energy (INDY) melemah 3,83 persen.

Satu-satunya saham yang menguat di kelompok ini adalah PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), naik 1,41 persen.

Reporter: Ibtihal