Penjualan Mobil Astra Tumbuh, Saham ASII Minus 28 Persen
JAKARTA — PT Astra International Tbk (ASII) mencatat penjualan mobil sebanyak 39.069 unit pada Juli 2026, naik 22,96 persen dibandingkan Juli 2025 yang sebanyak 31.772 unit.
Namun, secara bulanan penjualan turun 2,89 persen dari Juni 2026 yang mencapai 40.235 unit. Secara kumulatif, penjualan mobil Astra sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 261.440 unit.
Head of Corporate Communications Astra, Windy Riswantyo, menyebut industri otomotif nasional hingga Juli 2026 masih menunjukkan pertumbuhan positif.
“Didukung oleh jaringan penjualan, pembiayaan, dan layanan purnajual yang terintegrasi guna memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujarnya dalam keterangan resmi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Penjualan Astra pada Juli 2026 didominasi oleh Toyota dan Lexus sebanyak 21.816 unit, Daihatsu 14.125 unit, Isuzu 3.016 unit, serta UD Trucks 112 unit. Segmen low cost green car (LCGC) menyumbang 9.127 unit. Pangsa pasar Astra tetap dominan, mencapai 50 persen dari total penjualan mobil nasional sepanjang tujuh bulan pertama 2026.
Meski penjualan tumbuh, saham ASII justru tertekan. Pada perdagangan Selasa (11 Agustus 2026), saham ASII ditutup di Rp4.870 per saham, turun 2,60 persen dibandingkan hari sebelumnya. Sejak awal tahun 2026, saham ASII telah melemah 28,38 persen.