JPFA Pimpin Saham PER Rendah, CUAN Jadi Penguat Terbesar

Ilustrasi CUAN mencatat penguatan terbesar dengan kenaikan 20,83% di Bursa Efek Indonesia. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:30:19 WIB

JAKARTA - Perdagangan saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 12 Agustus 2026 diwarnai lonjakan besar pada salah satu saham berharga tinggi.

Investor asing berbalik mencatat net buy pada 12 Agustus, baik dari sisi volume maupun nilai. Volume pembelian bersih mencapai 150,1 juta saham dengan nilai Rp725,2 miliar setelah sebelumnya membukukan net sell.

Rasio harga terhadap laba atau price earning ratio (PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibandingkan dengan laba bersih per saham.

Sementara itu, rasio harga terhadap nilai buku atau price to book value (PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.

Saham PER Terendah
Berikut daftar saham dengan PER terendah di antara anggota LQ45:

  1. INKP: harga penutupan 8.425, PER 3,47, PBV 0,36, perubahan +1,51%.
  2. BBTN: harga penutupan 1.210, PER 3,54, PBV 0,45, perubahan 0,00%.
  3. JPFA: harga penutupan 2.260, PER 3,65, PBV 1,29, perubahan +2,73%.
  4. NCKL: harga penutupan 935, PER 5,08, PBV 1,35, perubahan +2,19%.
  5. ANTM: harga penutupan 3.090, PER 5,45, PBV 1,91, perubahan 0,00%.
  6. PGAS: harga penutupan 1.485, PER 5,85, PBV 0,75, perubahan -0,34%.
  7. BBNI: harga penutupan 3.580, PER 6,20, PBV 0,81, perubahan +0,85%.
  8. BMRI: harga penutupan 4.130, PER 6,33, PBV 1,35, perubahan +0,24%.
  9. INDF: harga penutupan 7.375, PER 6,85, PBV 0,84, perubahan +1,37%.
  10. CPIN: harga penutupan 3.150, PER 6,97, PBV 1,48, perubahan +1,61%.

PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) mencatat kenaikan terbesar dalam kelompok tersebut, yakni 2,73%. Posisi berikutnya ditempati PT Trimegah Bangun Persada (NCKL) yang naik 2,19%.

PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) menjadi satu-satunya saham yang melemah, yakni turun 0,34%. Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (BBTN) dan PT Aneka Tambang (ANTM) bergerak stagnan.

Saham PER Tertinggi
Berikut daftar saham dengan PER tertinggi di antara anggota LQ45:

  1. CUAN: harga penutupan 870, PER 145,00, PBV 15,82, perubahan +20,83%.
  2. GOTO: harga penutupan 50, PER 50,00, PBV 1,79, perubahan 0,00%.
  3. UNTR: harga penutupan 23.300, PER 45,42, PBV 0,90, perubahan -1,38%.
  4. INDY: harga penutupan 2.480, PER 35,43, PBV 0,60, perubahan -1,20%.
  5. BUMI: harga penutupan 185, PER 30,83, PBV 2,31, perubahan +3,93%.
  6. AMMN: harga penutupan 4.370, PER 29,13, PBV 3,39, perubahan +2,82%.
  7. MBMA: harga penutupan 550, PER 28,95, PBV 2,16, perubahan +3,77%.
  8. DEWA: harga penutupan 466, PER 27,41, PBV 2,34, perubahan +5,43%.
  9. BRPT: harga penutupan 1.950, PER 26,71, PBV 4,20, perubahan +7,14%.
  10. MDKA: harga penutupan 2.910, PER 18,19, PBV 4,92, perubahan -0,34%.

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) melonjak 20,83% pada perdagangan 12 Agustus, jauh melampaui kenaikan saham lain dalam kelompok tersebut.

PT Barito Pacific (BRPT) turut menguat 7,14%, sedangkan PT Darma Henwa (DEWA) naik 5,43% dan sebagian membalikkan penurunan tajam pada perdagangan sebelumnya.

PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap menjadi saham dengan PBV terendah di antara 20 saham gabungan, yakni 0,36 kali.

Saham yang Melemah

  • PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) tetap berada di harga Rp50 pada perdagangan tersebut.
  • PT United Tractors (UNTR) dan PT Indika Energy (INDY) melemah tipis, masing-masing turun 1,38% dan 1,20%. Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold (MDKA) juga turun tipis 0,34%.

Reporter: Ibtihal