Update Harga Pangan BI: Kenaikan Cabai dan Daging Warnai Pasaran

Ilustrasi Daging (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:09:50 WIB

JAKARTA – Pergerakan harga pangan nasional terpantau terjadi pada hari ini, Kamis (13/8/2026). Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, walaupun sebagian lainnya mengalami penurunan.

Komoditas bawang merah mencatatkan penurunan harga hingga 1,38 persen sehingga nilainya menjadi Rp39.350 per kg. Di sisi lain, harga bawang putih turut mengalami penurunan sebesar 1,58 persen ke angka Rp40.500 per kg, sementara beras kualitas bawah I bertahan di harga Rp14.800 per kg.

Beras kualitas bawah II mencatatkan kenaikan 0,34 persen menjadi Rp14.550 per kg. Sebaliknya, beras medium I melemah 0,3 persen ke posisi Rp16.400 per kg, sedangkan beras kualitas medium II tidak mengalami perubahan di level Rp16.250 per kg. Kenaikan sebesar 0,28 persen terjadi pada beras kualitas super I menjadi Rp17.750 per kg, adapun beras kualitas super II berada pada Rp17.200 per kg.

Harga cabai merah besar melorot 1,41 persen ke level Rp48,950 per kg. Kenaikan tipis dialami cabai merah keriting sebesar 0,39 persen menjadi Rp50.850 per kg, disusul cabai rawit hijau yang melonjak 3,34 persen menjadi Rp54.100 per kg. Sementara itu, cabai rawit merah merangkak naik 3,61 persen menuju Rp61.700 per kg.

Untuk komoditas daging ayam ras segar, terjadi peningkatan harga 2,5 persen menjadi Rp41.050 per kg. Daging sapi kualitas I turut mengalami kenaikan sebesar 0,17 persen menjadi Rp151.400 per kg, dan daging sapi kualitas II bertambah 0,07 persen menjadi Rp142.250 per kg.

Gula pasir kualitas premium terpantau turun 0,25 persen ke angka Rp20.300 per kg, sedangkan gula pasir lokal tergerus 0,26 persen di harga Rp19.050 per kg. Penurunan juga terjadi pada telur ayam ras segar sebesar 0,17 persen sehingga harganya menjadi Rp29.450 per kg.

Minyak goreng curah tidak mengalami perubahan harga di posisi Rp20.450 per kg. Penurunan sebesar 0,21 persen dialami minyak goreng kemasan bermerek I menjadi Rp24.250 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek II justru menguat 0,43 persen ke angka Rp23.500 per liter.

Reporter: Akbar