Dirut HGII Tambah Kepemilikan Jadi 24 Persen, Investasi Rp44,83 Juta

Direktur Utama HGII Robin Sunyoto meningkatkan kepemilikan saham menjadi 24 persen. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:00:57 WIB

JAKARTA – Direktur Utama PT Hero Global Investment Tbk (HGII) Robin Sunyoto menambah kepemilikan saham perseroan sebanyak 375.000 saham pada 10-14 Agustus 2026.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Robin meningkat menjadi 24% dari sebelumnya 23%.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Robin melakukan pembelian dalam 4 transaksi dengan harga Rp118-Rp124 per saham.

Total dana yang dikeluarkan untuk membeli 375.000 saham tersebut mencapai sekitar Rp44,825 juta. Harga rata-rata pembelian tercatat sekitar Rp119,53 per saham.

Pada 10 Agustus, Robin membeli 75.000 saham HGII dengan harga Rp124 per saham. Nilai transaksi pembelian tersebut mencapai Rp9,3 juta.

Sehari kemudian, Robin kembali membeli 250.000 saham dengan harga Rp118 per saham. Nilai transaksi pada 11 Agustus tersebut mencapai Rp29,5 juta.

Selanjutnya, Robin membeli 25.000 saham pada 12 Agustus dengan harga Rp121 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai Rp3,025 juta.

Pada 14 Agustus, Robin kembali membeli 25.000 saham dengan harga Rp120 per saham. Nilai transaksi pembelian terakhir tersebut sebesar Rp3 juta.

Seluruh transaksi pembelian saham itu dilakukan untuk tujuan investasi.

Dengan tambahan tersebut, jumlah saham yang dimiliki Robin meningkat dari 15,375 juta saham menjadi 15,75 juta saham.

Porsi hak suara Robin di HGII juga naik dari 23% menjadi 24%.

Dari sisi kinerja, HGII membukukan laba bersih Rp11,58 miliar hingga Juni 2026. Nilai tersebut naik 3,13% dibandingkan laba bersih Rp11,23 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pendapatan perseroan tumbuh 3,4% menjadi Rp36,86 miliar pada semester I-2026. Pada semester I-2025, pendapatan HGII tercatat Rp35,63 miliar.

Direktur Utama HGII Robin Sunyoto mengatakan penguatan transisi energi di Indonesia membuka peluang bagi perseroan untuk mengembangkan bisnis energi terbarukan, khususnya pembangkit tenaga air.

"Momentum transisi energi nasional yang terus menguat membuka peluang besar bagi pelaku usaha pembangkit tenaga air. Kami melihat kinerja Semester I 2026 ini sebagai fondasi yang kuat untuk terus berkontribusi pada bauran energi terbarukan nasional, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah," ujar Robin dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (2/8), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pembelian saham HGII oleh Robin Sunyoto dilakukan pada harga Rp118-Rp124 per saham dan meningkatkan kepemilikannya menjadi 15,75 juta saham atau 24% hak suara.

Reporter: Ibtihal