Lonjakan Harga Cabai Rawit Merah Mencapai Rp70.450 per Kilogram

Ilustrasi cabai rawit (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:23:28 WIB

JAKARTA – Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional kembali melonjak. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling tinggi berdasarkan data rata-rata nasional yang dihimpun Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia.

Mengacu data PIHPS Nasional yang dipantau melalui situs web bi.go.id/hargapangan pukul 09.10 WIB, harga rata-rata cabai rawit merah pada 21 Agustus 2026 mencapai Rp70.450 per kilogram. Kenaikan tersebut sebesar Rp7.800 atau 12,45 persen jika dibandingkan dengan harga hari sebelumnya.

Lonjakan harga turut dialami sejumlah komoditas pangan lainnya. Cabai rawit hijau merangkak naik 3,25 persen menjadi Rp57.150 per kilogram, lalu cabai merah keriting terangkat 2,38 persen menjadi Rp51.650 per kilogram.

Di sisi lain, harga cabai merah besar berada di kisaran Rp49.300 per kilogram atau naik 0,41 persen. Kenaikan serupa menimpa daging ayam ras segar yang menyentuh Rp41.800 per kilogram, menguat 1,09 persen.

Komoditas bawang putih ukuran sedang naik tipis 0,12 persen ke posisi Rp40.550 per kilogram. Sebaliknya, bawang merah ukuran sedang justru terkoreksi 1,53 persen menjadi Rp38.850 per kilogram.

Pada sektor beras, harga rata-rata nasional bergerak bervariasi. Beras kualitas bawah I dipatok Rp14.850 per kilogram atau naik 0,34 persen, sementara beras kualitas bawah II menjadi Rp14.750 per kilogram setelah bertambah 1,03 persen.

Harga beras kualitas medium I bertahan di level Rp16.500 per kilogram tanpa perubahan. Adapun beras kualitas medium II mengalami kenaikan 0,31 persen menjadi Rp16.350 per kilogram.

Beras kualitas super I dipasarkan sebesar Rp17.800 per kilogram atau naik 0,28 persen. Sementara itu, beras kualitas super II mencapai Rp17.300 per kilogram setelah naik 0,29 persen.

Untuk komoditas daging, harga rata-rata daging sapi kualitas I menjadi Rp151.950 per kilogram, naik 0,33 persen. Daging sapi kualitas II turut terangkat 0,1 persen menjadi Rp143.050 per kilogram.

Harga gula pasir kualitas premium tetap stagnan di level Rp20.350 per kilogram. Di sisi lain, gula pasir lokal naik 0,52 persen menjadi Rp19.150 per kilogram.

Penguatan harga juga berlanjut pada minyak goreng. Minyak goreng curah berada di angka Rp20.500 per kilogram, naik 0,74 persen.

Minyak goreng kemasan bermerek I terkerek 0,21 persen menjadi Rp24.350 per kilogram, sedangkan kemasan bermerek II naik 0,42 persen menjadi Rp23.650 per kilogram. Sementara itu, telur ayam ras segar justru melandai 0,17 persen menjadi Rp29.350 per kilogram.

Reporter: Akbar