Saham Nvidia Turun 1,6 persen Jelang Laporan Laba

Ilustrasi Saham Nvidia turun 1,6 persen menjelang rilis laporan laba kuartalan. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 27 Agustus 2026 | 20:27:04 WIB

JAKARTA – Wall Street ditutup melemah pada Rabu (26/8/2026) setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) tercatat lebih tinggi dari perkiraan. Investor memilih bersikap hati-hati menjelang rilis laporan laba Nvidia yang menjadi sorotan sektor AI.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 113,52 poin atau 0,21% ke 53.463,88. Indeks S&P 500 melemah tipis 1,58 poin atau 0,02% ke 7.675,70, sementara Nasdaq Composite turun 21,10 poin atau 0,08% ke 26.130,20.

Departemen Perdagangan AS melaporkan inflasi tahunan Juli naik menjadi 3,7%, sedikit di atas ekspektasi. Ekonomi tumbuh 1,5% pada kuartal II-2026. Data ini menambah kerumitan prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed), dengan peluang kenaikan suku bunga September berada di 38,1% menurut CME FedWatch.

“Angka ini belum cukup untuk mengubah arah kebijakan bagi pertemuan bulan September, namun jika data berikutnya menunjukkan tren yang sama, The Fed mungkin akan merasakan tekanan lebih besar untuk mengambil tindakan,” ujar Ellen Zentner, Kepala Strategi Ekonomi Morgan Stanley Wealth Management, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Greg Tuorto dari Goldman Sachs Asset Management menambahkan, “Tidak ada krisis; situasinya lebih berkaitan dengan ekspektasi atau panduan yang akan kita terima dari The Fed serta langkah-langkah yang sedang diupayakan oleh Departemen Keuangan AS. Hal ini memicu ketidakpastian dan pada dasarnya meningkatkan premi risiko.”

Sorotan Nvidia dan Sektor Saham

Saham Nvidia turun 1,6% menjelang laporan laba kuartalan yang dinanti. Hasil yang kurang impresif dapat memicu keraguan atas keberlanjutan lonjakan sektor AI.

  • CrowdStrike naik 2% menjelang laporan kuartal II.
  • Saham sektor kesehatan di S&P 500 turun 1%, dengan Moderna anjlok 5,8%.
  • Meta naik 1,1% setelah menyepakati pembayaran hingga US$18 miliar dan melakukan perubahan besar pada Facebook serta Instagram.
  • Apple naik 1,1%, Intuit turun 3,2%, dan J.M. Smucker melonjak 4,3%.

Di sisi lain, laporan menyebut Iran dan Oman mencapai kesepakatan pembagian wilayah dan pendapatan terkait Selat Hormuz. Hal ini menambah dinamika pasar energi di tengah kekhawatiran harga minyak tinggi dan utang pemerintah AS.

Reporter: Ibtihal