INSIDERINDONESIA.COM — Jakarta akan menjadi pusat perayaan kultur berkendara roda dua akhir bulan ini. Throttle LAnd 2026, festival yang mengklaim diri sebagai Cross-Genre Moto Festival pertama di Indonesia, siap digelar mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Ajang ini bukan sekadar pameran, melainkan ruang berkumpul bagi seluruh lapisan komunitas motor yang selama ini terpisah berdasarkan genre.

Project Director Throttle LAnd 2026, Adam Hadziq, menjelaskan bahwa festival ini lahir dari keberagaman karakter komunitas yang selama ini jarang bertemu dalam satu arena. "Throttle LAnd hadir untuk menyatukan seluruh genre komunitas motor dalam satu festival. Kami ingin menghadirkan ruang bagi seluruh pecinta roda dua untuk bertemu, berbagi inspirasi, dan merayakan kultur berkendara Indonesia tanpa memandang jenis motor," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (24/8/2026).

Rangkaian Acara: dari Panggung Musik hingga Potong Rambut di Atas Motor

Penyelenggara menyiapkan panggung hiburan yang beragam untuk mengakomodasi selera masing-masing komunitas. Deretan musisi yang dijadwalkan tampil antara lain grup band rock NTRL, Teenage Death Star Full Squad bersama Vincent Rompies, Orkes Nunung CS, Ten Hole feat. Nuwie Fourtwnty, The Diegos, serta sesi karaoke bersama Adella Johana dan Bottom Bunkk.

Selain musik, pengunjung akan disuguhkan aksi Throttles Orchestra, live painting helmet, hingga tantangan Head to Head Drag Speed Challenge. Uniknya, layanan potong rambut di atas motor yang dinamai KURATOR juga kembali dihadirkan bagi pengunjung yang terlewat pada rangkaian pre-event. Area pasar gaya hidup dan kuliner racikan komunitas turut memeriahkan suasana.

Rute Konvoi Berbeda untuk Setiap Genre Motor

Bagi pengunjung yang ingin datang dengan rombongan, tradisi riding bareng bertajuk Rolling Wheels akan menerapkan titik kumpul terpisah sesuai genre. Peserta kelompok matic dan sport akan mengawali perjalanan dari Taman Menteng, sementara kelompok custom serta vintage memulai konvoi dari Motovillage sebelum meluncur bersama menuju lokasi acara di Gatot Subroto.

Kegiatan pra-acara yang digelar sebelumnya juga sudah berlangsung meriah, mulai dari gathering Wheels Knock, riding bareng, hingga sarapan bubur (SABU) dan panggung musik DJ di atas motor yang dinamai Roda Ria.

Dukungan Bold Riders dan Hadiah Utama Satu Unit Motor

Pelaksanaan festival ini mendapat dukungan utama dari Bold Riders, komunitas yang menaungi lebih dari 600 perkumpulan motor di Indonesia. Sebanyak lebih dari 250 anggotanya dari berbagai daerah telah mengonfirmasi kehadiran mereka. Brand Communications Bold Riders, Matthew Raynaldi, menegaskan komitmennya terhadap acara ini. "Bold Riders lahir sebagai wadah bagi komunitas motor. Setiap komunitas punya karakter dan kebanggaannya masing-masing, dan Throttle LAnd menjadi tempat untuk semua bisa berkumpul tanpa harus jadi seragam. Buat kami, itulah The Spirit of Brotherhood," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Bold Riders menyediakan Lucky Draw dengan hadiah utama satu unit sepeda motor. Brand apparel asal Italia, Dainese, juga membagikan dua doorprize eksklusif berupa tas Explorer WP dengan total nilai mencapai Rp10 juta. Sementara itu, pabrikan apparel Rabbit & Wheels memberikan kaus gratis untuk setiap pembelian Motorsport Jacket, dan Polytron menawarkan diskon hingga Rp6,5 juta serta merchandise eksklusif untuk transaksi motor listrik maupun pengujian test ride.

Cara Registrasi Tiket Gratis Throttle LAnd 2026

Masyarakat umum maupun anggota komunitas dapat memasuki area festival secara gratis tanpa dipungut biaya masuk. Akses tiket bisa didapatkan dengan melakukan registrasi terlebih dahulu melalui pranala resmi mtix.me/tlm atau informasi di akun Instagram @throttle.land.

"Kami mengundang seluruh pecinta roda dua untuk datang dan menjadi bagian dari Throttle LAnd. Tahun ini, pengunjung dapat menikmati seluruh rangkaian acara secara gratis dengan registrasi. Bersama Bold Riders, komunitas, dan seluruh mitra yang terlibat, kami berharap Throttle LAnd dapat tumbuh menjadi salah satu festival roda dua terbesar di Indonesia," pungkas Adam Hadziq.

Reporter: Redaksi