S&P 500 Menguat 0,72 Persen, Saham Teknologi Pimpin Kenaikan

Ilustrasi Nasdaq Composite melonjak 1,57 persen seiring proyeksi pendapatan positif dari Nvidia. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:35:13 WIB

JAKARTA - Wall Street rebound dengan Nasdaq mencatatkan kinerja lebih baik dibandingkan indeks lain. Proyeksi pendapatan kuat dari Nvidia menegaskan lonjakan permintaan AI dan mendorong saham teknologi.

Kamis (27/8/2026), S&P 500 naik 55,29 poin atau 0,72 persen ke 7.730,99. Nasdaq Composite menguat 411,16 poin atau 1,57 persen ke 26.541,35. Dow Jones bertambah 105,56 poin atau 0,20 persen ke 53.569,44.

Saham Nvidia melonjak 8,7 persen setelah proyeksi solid memenuhi ekspektasi investor. “Hasil kinerja Nvidia menunjukkan bahwa lonjakan permintaan AI tidak sedang kehabisan peminat... meskipun mewujudkan pertumbuhan tersebut menjadi semakin mahal dan padat modal,” ujar Lale Akoner sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Morgan Stanley mencatat proyeksi pertumbuhan pendapatan Nvidia 70 persen tahun depan, jauh di atas estimasi konsensus sekitar 40 persen. “Kami memperkirakan Nvidia akan terus mendobrak hambatan menuju pertumbuhan yang lebih tinggi,” kata Joseph Moore sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Indeks semikonduktor naik 2,3 persen, sementara sektor Teknologi Informasi di S&P 500 melonjak 3,4 persen, menjadi sektor dengan kinerja terbaik. 

“Meskipun laporan laba Nvidia yang melampaui ekspektasi dan panduan kinerja yang kuat kembali memicu optimisme pasar, jelas terlihat bahwa tidak semua sektor pasar turut menikmatinya,” ujar Charlie Ripley sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Harga minyak Brent naik lebih dari US$2 per barel setelah laporan menyebut Trump tidak berminat kembali pada nota kesepahaman dengan Iran. Saham Salesforce melonjak 22,6 persen berkat proyeksi pendapatan dan peluncuran plug-in AI Claude. CrowdStrike naik 20,5 persen setelah laba kuartal kedua melampaui estimasi.

Saham perangkat lunak lain seperti ServiceNow dan Palo Alto Networks juga menguat. Sebaliknya, Moderna turun 4,6 persen setelah menjual obligasi konversi US$2 miliar, dan HP melemah hampir 3 persen karena penurunan pengiriman PC.

Perhatian investor kini beralih ke pidato pertama Ketua The Fed Kevin Warsh di Jackson Hole. 

“Tema yang kerap diusung Warsh adalah fokusnya pada sisi penawaran ekonomi, dan kami memperkirakan hal itu akan tetap menjadi fokus utamanya,” ujar Christopher Hodge sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Data PCE yang lebih tinggi dari perkiraan meredam optimisme inflasi, sementara dua pejabat The Fed menegaskan sikap menaikkan suku bunga. Klaim tunjangan pengangguran turun ke level terendah sebulan, menandakan stabilitas pasar tenaga kerja.

Reporter: Ibtihal