Kuota Sukuk Ritel SR025 Tersisa Rp16 Triliun Hingga Akhir Penawaran
JAKARTA - Penjualan Sukuk Ritel seri SR025 pada pekan pertama mencapai Rp3,26 triliun. Kuota tersisa lebih dari Rp16 triliun masih terbuka hingga akhir masa penawaran.
SR025 tenor tiga tahun (T3) terjual Rp2,58 triliun atau 17,2 persen dari kuota Rp15 triliun, menyisakan Rp12,42 triliun. Sementara tenor lima tahun (T5) laku Rp680 miliar atau 13,6 persen dari kuota Rp5 triliun, dengan sisa Rp4,32 triliun.
Josua Pardede menilai capaian awal cukup baik, meski belum menunjukkan penjualan sangat kuat. “Penjualan pada dalam pekan pertama menurut saya cukup baik, tetapi belum dapat disebut berada di atas jalur target Rp20 triliun,” kata Josua sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Ia menambahkan capaian awal tidak bisa langsung disimpulkan sebagai lemahnya permintaan. “Jadi saya tidak akan menyebut permintaannya lemah, tetapi juga belum bisa disebut sangat kuat,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Perbandingan dengan seri sebelumnya menunjukkan hasil akhir bisa berbeda. SR023 menghimpun Rp18,73 triliun meski awalnya Rp2,05 triliun, sedangkan SR024 berakhir Rp17,49 triliun setelah penjualan awal Rp4,8 triliun.
Masa penawaran SR025 berlangsung hingga 16 September 2026 dengan target Rp20 triliun, terdiri dari Rp15 triliun untuk T3 dan Rp5 triliun untuk T5. Kupon T3 sebesar 6,8 persen, sedangkan T5 6,9 persen.
Cara Investasi SR025:
- Registrasi – Daftar di sistem elektronik Mitra Distribusi dengan data diri, SID, rekening dana, dan rekening surat berharga.
- Pemesanan – Dilakukan saat masa penawaran dengan membaca Memorandum Informasi.
- Pembayaran – Investor menerima kode pembayaran untuk setor dana melalui bank/pos sesuai batas waktu.
- Konfirmasi – Setelah pembayaran, investor mendapat NTPN dan bukti kepemilikan SR025 pada tanggal setelmen.
Mitra Distribusi:
- Bank Umum: BCA, CIMB Niaga, Danamon, DBS, HSBC, Mandiri, Maybank, Mega, BNI, OCBC NISP, Panin, Permata, BRI, BTN, UOB, Standard Chartered, Victoria, SMBC.
- Bank Syariah: BSI, Muamalat.
- Perusahaan Efek: BRI Danareksa, Mandiri Sekuritas, Trimegah, Bahana, Binaartha, Phillip, BNI Sekuritas, Panin Sekuritas, Ajaib.
- APERD Fintech: Bareksa, FUNDtastic+, Tanamduit, Bibit.