Evercore ISI Upgrade Duolingo ke Outperform, Target Harga Naik ke 210 US Dolar
JAKARTA- Saham Duolingo naik 3,8% dalam perdagangan pre-market setelah analis Evercore ISI, Mark Mahaney, menaikkan peringkat saham tersebut menjadi Outperform dari sebelumnya In Line.
Evercore ISI juga menggandakan target harga perusahaan menjadi US$210, yang mengimplikasikan potensi kenaikan lebih dari 40% dari level perdagangan terkini.
Peningkatan rekomendasi tersebut didasarkan pada kerangka valuasi sebesar 20 kali EBITDA 2028.
Langkah ini turut disertai peningkatan signifikan pada estimasi laba ke depan, dengan proyeksi EPS 2027 dan 2028 masing-masing berada 10% dan 25% di atas konsensus Wall Street.
Langkah Evercore mengikuti serangkaian pandangan analis yang konstruktif sepanjang Agustus.
Di antaranya adalah peningkatan rekomendasi menjadi Buy dari DA Davidson serta kenaikan target harga dari JPMorgan dan Wedbush.
Langkah tersebut mencerminkan keyakinan yang semakin besar terhadap peta jalan produk dan lintasan monetisasi Duolingo.
Optimisme analis juga ditopang laporan kuartal kedua perusahaan yang solid.
Pendapatan Duolingo sebesar US$298,5 juta melampaui konsensus, sementara pengguna aktif harian tumbuh 23% secara tahunan menjadi 58,7 juta.
Manajemen juga mengumumkan program pembelian kembali saham senilai US$400 juta, yang menandakan keyakinan terhadap neraca keuangan perusahaan.
Kenaikan di pre-market ini terjadi di tengah lingkungan makro yang menantang.
Futures ekuitas AS secara luas berada di zona merah, dengan futures S&P 500 turun sekitar 0,6% dan kontrak Nasdaq-100 melemah hampir 1%.
Investor mempertimbangkan meningkatnya ketegangan militer AS-Iran, tingginya harga minyak mentah, dan prospek kenaikan suku bunga Federal Reserve kembali.
Laporan JOLTS yang akan dirilis hari ini juga menambah ketidakpastian menjelang data ketenagakerjaan bulanan pada Jumat.
Meski menghadapi berbagai tekanan tersebut, keyakinan analis terhadap prospek laba dan target harga Duolingo yang lebih tinggi mampu mendorong saham DUOL naik signifikan di pre-market.
Hal ini menunjukkan re-rating fundamental yang kuat dapat mengalahkan tekanan pasar secara luas bagi saham individual yang memiliki narasi pertumbuhan yang membaik.