Saham Adidas Naik Usai Barclays Naikkan Peringkat Jadi Peluang Beli

Ilustrasi saham adidas (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Rabu, 02 September 2026 | 21:38:10 WIB

JAKARTA – Barclays resmi menaikkan peringkat saham Adidas menjadi Overweight dari sebelumnya Equal Weight, serta mengategorikan produsen pakaian olahraga ini sebagai peluang beli setelah badai besar melanda industri perlengkapan olahraga. Langkah tersebut berdampak langsung pada saham Adidas yang melonjak 1,4% pada sesi awal perdagangan Rabu.

Analis yang dipimpin oleh Viktoria Petrova memperkenalkan kerangka pasar baru untuk sektor ini, dengan berargumen bahwa "duopoli global telah berakhir" sebagaimana dilansir dari berita sumber dan pertumbuhan industri telah mengalami reset secara struktural. Barclays kini memproyeksikan industri perlengkapan olahraga global akan stabil dengan pertumbuhan di kisaran 4% hingga tahun fiskal 2029, naik dari level 2025, di mana Nike tumbuh sekitar 1% per tahun dan sisa sektor lainnya, termasuk Adidas, tumbuh mendekati 6%.

Para analis meyakini bahwa tahun 2025 menjadi titik terendah pasar akibat lemahnya daya beli konsumen global, ketiadaan agenda olahraga besar, serta tingginya aktivitas promosi dari para pemain utama. Hasil kinerja paruh pertama 2026 dinilai "mengecewakan secara menyeluruh" sebagaimana dilansir dari berita sumber bagi mayoritas perusahaan kecuali Asics, sehingga perhatian investor bergeser dari potensi kenaikan terkait Piala Dunia menuju penurunan volume alas kaki dan keberlanjutan proses pemulihan.

Kendati situasi tergolong berat, para analis menyatakan bahwa pemulihan margin Adidas "sedang berjalan dengan baik dan masih memiliki ruang untuk terus berlanjut" sebagaimana dilansir dari berita sumber. Mereka menunjuk beberapa pendorong utama, termasuk potensi kenaikan di atas target EBIT €2,3 miliar yang dipandu perusahaan untuk 2026, peluang dimulainya siklus beat-and-raise baru pada 2027, serta agenda Home of Innovation perusahaan pada 23-24 September.

Barclays juga menggarisbawahi peluang pengembalian tarif lebih lanjut yang dapat mendongkrak margin EBIT Adidas mendekati target 10% bahkan pada tahun ini.

Untuk jangka menengah, para analis menilai pasar meremehkan fakta bahwa Adidas merupakan "perusahaan yang dikelola jauh lebih baik saat ini" sebagaimana dilansir dari berita sumber, berkat momentum pangsa pasar yang positif di kawasan utama, manfaat dari peningkatan kualitas penjualan Nike, serta jalur inovasi yang diperkuat.

Di sisi lain, Barclays mempertahankan peringkat Puma pada level Equal Weight karena memperhitungkan "potensi penurunan yang terbatas" sebagaimana dilansir dari berita sumber sekaligus "kejelasan tesis investasi yang terbatas" sebagaimana dilansir dari berita sumber. Analis mencatat investor, analis, dan pihak Puma masih dalam "mode tunggu dan lihat" sebagaimana dilansir dari berita sumber, salah satunya dipicu rencana ANTA Sports mengakuisisi 29,06% saham Puma pada akhir 2026 yang membatasi risiko penurunan namun menahan langkah strategis besar hingga akhir tahun.

Rekam jejak pemulihan ANTA dinilai "beragam" sebagaimana dilansir dari berita sumber jika melihat pengalamannya bersama Amer Sports, sementara Puma dinilai masih kekurangan momentum merek yang lebih luas, kekuatan distribusi, serta konsistensi eksekusi.

Reporter: Akbar