INSIDERINDONESIA.COM — Anker kembali membuktikan dominasinya di segmen aksesori pengisian daya. Dalam gelaran IFA yang berlangsung di Berlin, Jerman, perusahaan asal Tiongkok ini memamerkan enam perangkat anyar yang tersebar di lini Nano, MagGo, hingga aksesori khusus laptop. Yang menarik, hampir seluruh produk unggulannya kini mengusung layar—baik untuk memonitor daya, suhu, maupun sekadar menampilkan jam.
Yang menonjol dari lini terbaru ini adalah pendekatan Anker terhadap kesehatan baterai jangka panjang. Tak hanya mengejar kecepatan pengisian, beberapa perangkat kini punya kemampuan berkomunikasi dengan laptop untuk memperlambat degradasi baterai.
Dua Charger Laptop dengan Kemampuan Berbeda
Anker Laptop Charger Pro menjadi perangkat paling menarik bagi pengguna notebook. Charger ini mampu mendeteksi model laptop secara otomatis dan menerapkan kurva pengisian khusus yang dirancang agar baterai komputer tidak cepat rusak. Layar di bodinya menampilkan daya keluaran real-time, suhu, dan status keamanan.
Perangkat ini dijadwalkan rilis pada September 2026 dengan banderol US$60 (sekitar Rp 990 ribu). Namun kapasitas maksimum pengisiannya belum diumumkan secara resmi.
Bagi pengguna yang sering berpindah negara, Anker Nano Universal Charger bisa menjadi pilihan. Charger ini memiliki tiga colokan bawaan (US, UK, EU) dan diklaim beroperasi di lebih dari 200 negara. Dengan tiga port USB-C dan satu USB-A, ia mampu mengisi empat perangkat sekaligus. Jika hanya satu perangkat yang terhubung lewat USB-C, daya keluarannya bisa mencapai 100W—cukup untuk mengisi laptop kelas profesional.
Layar melingkar di bodinya berguna untuk memantau suhu dan voltase. Anker belum mengumumkan harga maupun jadwal ketersediaannya di pasar global.
Solusi Cas Nirkabel untuk Pengguna iPhone
Pecinta ekosistem MagSafe punya dua opsi baru dari Anker. MagGo Power Bank Pro 2 adalah power bank 10.000 mAh dengan kapasitas Qi2 dan dudukan lipat (kickstand) untuk memudahkan menonton video saat cas. Anker mengklaim perangkat ini bisa mengisi iPhone 17 Pro hingga 25% dalam 10 menit dan 50% dalam 25 menit. Tersedia port USB-C jika pengguna ingin cas lewat kabel.
Power bank ini sudah bisa dipesan mulai 17 September 2026 dengan harga US$110 (sekitar Rp 1,8 juta).
Sedangkan Anker MagStand Charging Station ditujukan untuk penggunaan di meja kerja. Dudukan ini punya pad pengisian nirkabel 25W, kabel retractable 60W, dan port USB-C 30W untuk perangkat lain. Sistem active cooling menjaga suhu ponsel tetap dingin saat pengisian berlangsung, sementara layarnya bisa menampilkan jam, cuaca, dan status pengisian.
MagStand dijadwalkan hadir pada paruh kedua 2026, namun banderol harganya belum diumumkan.
Dua Perangkat Praktis untuk Perjalanan dan Meja Kerja
Anker Nano Charging Station justru tampil beda—tanpa layar sama sekali. Bentuknya ramping dan bisa muat di saku celana. Kabel datar yang menyertainya membantu mengurangi kekusutan saat ditaruh di tas. Dengan empat port USB-C dan dua USB-A, ia mampu mengisi enam perangkat sekaligus. Klaim menariknya, alat ini bisa mengisi dua MacBook Air 13 inci dan satu iPhone 17 Pro hingga 50% dalam 30 menit.
Harga dan tanggal rilis belum dibocorkan Anker.
Bagi yang membutuhkan penghubung antarperangkat, Anker Desktop USB-C Hub menyediakan port ethernet, tiga USB-A, dua USB-C, HDMI 2.1, DisplayPort, serta slot kartu SD dan TF. Layar bawaannya mampu menampilkan daya pengisian, kecepatan transfer, hingga foto dan timer Pomodoro.
Performa layarnya terbilang mumpuni: satu layar bisa dijalankan pada resolusi 4K 144Hz atau 2K 240Hz, dan dual monitor hingga 4K 120Hz. Anker belum mengumumkan harga maupun jadwal rilisnya.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Dari enam perangkat yang diperkenalkan, hanya dua yang memiliki jadwal rilis jelas: Anker Laptop Charger Pro seharga US$60 (sekitar Rp 990 ribu) dan MagGo Power Bank Pro 2 seharga US$110 (sekitar Rp 1,8 juta), keduanya pada September 2026.
Belum ada keterangan resmi kapan perangkat-perangkat ini masuk pasar Indonesia. Namun melihat pola distribusi Anker yang rajin menghadirkan lini Nano dan MagGo ke toko daring lokal, kemungkinan besar produk ini segera menyusul di tanah air.
Bagi pengguna yang mengutamakan kecepatan pengisian dan transparansi daya, lini terbaru Anker di IFA menawarkan solusi yang lebih cerdas ketimbang sekadar charger konvensional. Hanya saja, penantian untuk produk seperti Universal Charger dan Desktop Hub bisa menjadi pertimbangan—karena Anker belum memberi tanggal pasti kapan keduanya mulai dijual.