BEI Awasi Saham PIPA dan BELI, Simak Prospek dan Risiko Investasinya

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia awasi saham PIPA dan BELI karena pergerakan harga tidak wajar. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 03 September 2026 | 21:33:39 WIB

JAKARTA - Bursa Efek Indonesia memasukkan saham PT Oxala Energi International Tbk (PIPA) dan PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) ke dalam radar pengawasan karena pergerakan harga yang tidak wajar atau unusual market activity (UMA). Saham PIPA naik 61,79 persen dan BELI naik 42,06 persen dalam sebulan terakhir.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, menilai status UMA sebagai sinyal bagi investor untuk mencermati fundamental, keterbukaan informasi, dan potensi aksi korporasi emiten. Ia menyebutkan, 

“Lonjakan harga yang sangat cepat juga menunjukkan adanya faktor sentimen dan momentum perdagangan yang kuat sehingga perlu diwaspadai,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pergerakan harga anomali PIPA terutama dipengaruhi ekspektasi pasar terhadap transformasi bisnis dan ekspansi ke sektor energi serta rencana aksi korporasi. Namun, prospeknya masih spekulatif karena investor perlu melihat realisasi rencana dan kontribusinya terhadap pendapatan dan laba. Risiko dilusi akibat penambahan modal juga perlu diperhatikan.

Sementara itu, BELI memiliki prospek lebih menarik secara fundamental dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat dan kerugian yang mulai menyusut. Penguatan ekosistem Blibli, tiket.com, dan Ranch Market, serta peluang menuju profitabilitas menjadi katalis positif.

Meski demikian, persaingan industri e-commerce, daya beli masyarakat, tingginya biaya operasional, dan valuasi yang meningkat setelah reli harga menjadi risiko yang harus diperhitungkan. BELI relatif lebih layak dipertimbangkan untuk investasi berbasis fundamental, sedangkan PIPA lebih berisiko tinggi dan bergantung pada keberhasilan transformasi bisnis.

Reporter: Ibtihal