Harga Saham ERAA Melonjak 14,42 persen Jelang Buyback Saham

Ilustrasi Harga saham ERAA naik 14,42 persen menjelang program buyback saham. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Jumat, 04 September 2026 | 21:20:51 WIB

JAKARTA – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) resmi memulai program pembelian kembali saham (buyback) pada Jumat (4/9/2026). Sehari sebelum buyback, harga saham ERAA melonjak 14,42% ke Rp595, dengan kenaikan total 19,96% dalam lima hari terakhir.

Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ERAA menyiapkan dana maksimal Rp500 miliar untuk buyback, termasuk biaya perantara dan transaksi. Program ini berlangsung tiga bulan, dari 4 September hingga 4 Desember 2026, dengan PT Ciptadana Sekuritas Asia sebagai pelaksana.

Head of Legal & Corporate Secretary ERAA, Amelia Allen, menyatakan buyback menggunakan kas internal. 

“Maksimal jumlah buyback saham ialah Rp500 miliar, sudah termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lain yang berkaitan dengan pembelian kembali saham,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Manajemen menilai buyback dilakukan dalam kondisi pasar berfluktuasi, sesuai Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023. Berdasarkan simulasi laporan keuangan per 31 Desember 2025, jika seluruh dana digunakan, total aset dan ekuitas ERAA akan berkurang Rp500 miliar. Namun, laba bersih dan EPS diproyeksikan tetap, sehingga tidak ada dampak material terhadap operasional maupun prospek pertumbuhan.

Dengan kondisi permodalan dan arus kas yang memadai, ERAA optimistis buyback tidak mengganggu kegiatan usaha. Investor disarankan mencermati realisasi pembelian saham selama periode buyback, karena nilai Rp500 miliar merupakan batas maksimal, bukan kepastian jumlah yang akan direalisasikan.

Fenomena ini menegaskan bagaimana aksi buyback saham dapat mendorong harga saham ERAA sekaligus menjaga kepercayaan investor di tengah volatilitas pasar.

Reporter: Ibtihal