IHSG Turun 0,11 persen pada Sesi Pertama Jumat, 4 September 2026
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir pada akhir sesi pertama Jumat (4/9/2026).
IHSG turun 0,11% atau 7,102 poin ke level 6.660,789. Sebanyak 325 saham melemah, 266 menguat, dan 196 stagnan. Total volume perdagangan mencapai 21,9 miliar saham dengan nilai transaksi Rp8,3 triliun.
Tujuh indeks sektoral menekan IHSG, dengan penurunan terdalam pada sektor kesehatan (-1,04%), transportasi (-0,68%), dan non-siklikal (-0,54%).
Top Losers LQ45:
- ESSA turun 2,78% ke Rp700
- ASII turun 2,57% ke Rp4.920
- HRTA turun 2,16% ke Rp2.260
Top Gainers LQ45:
- CUAN naik 2,20% ke Rp930
- BUMI naik 0,97% ke Rp208
- AADI naik 0,89% ke Rp11.275
Secara teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG telah breakout di atas resistance 6.650 dan sebelumnya ditutup di sekitar 6.668. Momentum bullish masih terkonfirmasi dengan indikator MACD positif.
Selama bertahan di atas 6.650, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menuju 6.724, dengan support terdekat di 6.550.
Meski demikian, posisi IHSG yang relatif tinggi membuka peluang aksi ambil untung (profit taking) dalam jangka pendek. Sentimen eksternal dari data ketenagakerjaan AS (NFP) yang dirilis hari ini akan menjadi katalis penting bagi arah kebijakan suku bunga The Fed dan pergerakan IHSG di sesi kedua.
Dengan kondisi ini, saham ESSA dan ASII menjadi penekan indeks, sementara CUAN, BUMI, dan AADI justru menjadi penggerak positif di LQ45.