INKP PBV Terendah 0,37, GOTO PER Tertinggi 50,00 Kali di LQ45
JAKARTA – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 4 September 2026 diwarnai koreksi luas di kelompok PER terendah, setelah penguatan luas pada perdagangan sebelumnya. Total nilai transaksi bursa turun menjadi Rp 15,0 triliun dari Rp 18,6 triliun pada perdagangan sebelumnya.
Investor asing mencatat net jual, baik dari sisi volume (3,33 miliar saham) maupun nilai, meski nilainya relatif kecil, Rp 29,8 miliar.
Rasio harga berbanding laba (price-earnings ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya, sementara rasio harga berbanding nilai buku (price-to-book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
Sembilan dari Sepuluh Saham Termurah Melemah
Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah pada 4 September 2026:
- INKP: Close Rp 8.800, PER 3,62, PBV 0,37, Perubahan -1,12%
- BBTN: Close Rp 1.240, PER 3,63, PBV 0,46, Perubahan -1,20%
- AADI: Close Rp 11.250, PER 5,17, PBV 1,37, Perubahan +0,67%
- NCKL: Close Rp 955, PER 5,19, PBV 1,37, Perubahan -1,55%
- JPFA: Close Rp 2.310, PER 5,47, PBV 1,37, Perubahan -2,94%
- ANTM: Close Rp 3.120, PER 5,86, PBV 2,01, Perubahan -0,95%
- PGAS: Close Rp 1.520, PER 5,98, PBV 0,77, Perubahan -1,30%
- PTBA: Close Rp 2.880, PER 6,26, PBV 1,32, Perubahan -0,35%
- INDF: Close Rp 7.225, PER 6,71, PBV 0,83, Perubahan -0,34%
- BMRI: Close Rp 4.420, PER 6,78, PBV 1,45, Perubahan -0,90%
PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) jadi penurun terbesar di kelompok ini pada perdagangan 4 September, turun 2,94%, mengoreksi kenaikan tajam pada perdagangan sebelumnya. PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP), PT Bank Tabungan Negara (BBTN), PT Trimegah Bangun Persada (NCKL), dan PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) turut melemah lebih dari 1%. PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) jadi satu-satunya yang menguat di kelompok ini, naik 0,67%.
CUAN Melesat 3,30%, MBMA Jadi Penurun Terbesar
Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan PER tertinggi pada 4 September 2026:
- CUAN: Close Rp 940, PER 156,67, PBV 17,09, Perubahan +3,30%
- GOTO: Close Rp 50, PER 50,00, PBV 1,79, Perubahan 0,00%
- UNTR: Close Rp 24.950, PER 48,64, PBV 0,96, Perubahan -1,38%
- INDY: Close Rp 2.790, PER 39,86, PBV 0,68, Perubahan 0,00%
- BUMI: Close Rp 210, PER 35,00, PBV 2,62, Perubahan +1,94%
- AMMN: Close Rp 4.390, PER 29,27, PBV 3,41, Perubahan -0,90%
- MBMA: Close Rp 520, PER 27,37, PBV 2,04, Perubahan -1,89%
- DEWA: Close Rp 444, PER 26,12, PBV 2,23, Perubahan -1,77%
- BRPT: Close Rp 1.790, PER 24,52, PBV 3,86, Perubahan -0,56%
- MDKA: Close Rp 2.900, PER 18,12, PBV 4,90, Perubahan -0,68%
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) melesat 3,30% pada perdagangan 4 September, melawan arus pelemahan yang menerpa sebagian besar kelompok ini. PT Bumi Resources (BUMI) turut menguat, naik 1,94%.
PT Merdeka Battery Materials (MBMA) jadi penurun terbesar di kelompok ini, 1,89%, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, 0,37 kali.