Saham Treasuri INDY dari Buyback Juli 2020, Kepemilikan Publik Naik Jadi 28,70%

Ilustrasi kepemilikan publik saham INDY naik menjadi 28,70% setelah pengalihan saham treasuri. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Senin, 07 September 2026 | 00:07:00 WIB

JAKARTA – PT Indika Energy Tbk (INDY) akan melanjutkan pengalihan 7,5 juta saham treasuri yang berasal dari aksi pembelian kembali saham pada Juli 2020. 

"Pengalihan saham treasuri pada periode Mei-Juli 2026 belum dapat diselesaikan seluruhnya. Perseroan sebelumnya menjadwalkan periode pengalihan pada 11 Mei hingga 5 Juli 2026," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (4/9), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Manajemen menjelaskan, selama periode tersebut harga rata-rata saham INDY dalam 90 hari sebelum penjualan secara konsisten lebih tinggi dibandingkan dengan harga penutupan saham sehari sebelum transaksi. 

Perseroan akan kembali menjual saham treasuri mulai 18 September 2026 atau 14 hari setelah keterbukaan informasi diterbitkan. Penjualan kemudian berlanjut selama sisa periode pengalihan dengan memperhitungkan periode relaksasi yang berlaku.

Perseroan akan melakukan penjualan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun di luar BEI sesuai ketentuan POJK 30/2017. Harga penjualan tidak boleh lebih rendah dari harga penutupan sehari sebelum transaksi atau rata-rata harga penutupan selama 90 hari terakhir, mana yang lebih tinggi. Untuk menjalankan transaksi tersebut, perseroan akan menunjuk perusahaan sekuritas yang terdaftar sebagai anggota bursa.

Saham treasuri sebanyak 7,5 juta lembar itu berasal dari aksi buyback pada 2, 3, dan 6 Juli 2020. Rinciannya masing-masing sebanyak 2,3 juta saham, 2,4 juta saham, dan 2,8 juta saham.

Jika seluruh saham treasuri dialihkan kepada masyarakat, jumlah saham beredar INDY akan meningkat dari 5,202 miliar saham menjadi 5,210 miliar saham. Porsi kepemilikan masyarakat secara pro forma naik dari 28,60% menjadi 28,70%.

Reporter: Ibtihal