BEI Soroti Pergerakan SOHO dan OILS yang Melonjak dalam Sebulan
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat pemantauan terhadap pola transaksi saham PT Soho Global Health Tbk. (SOHO) dan PT Indo Oil Perkasa Tbk. (OILS) mulai Selasa (8/9/2026). Kedua saham tersebut menjadi perhatian karena mengalami pergerakan harga yang dinilai tidak biasa.
Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, pergerakan kedua saham masuk dalam kategori Unusual Market Activity (UMA). Pemantauan dilakukan sebagai langkah perlindungan investor, khususnya para pemegang saham SOHO dan OILS.
"Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," sebagaimana dilansir dari berita sumber. tulis manajemen BEI.
"Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham SOHO tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," sebagaimana dilansir dari berita sumber. tulisnya.
Berdasarkan data pasar, saham SOHO menguat 7,42% menjadi Rp1.955 per saham pada pembukaan perdagangan Rabu (9/9/2026). Dalam periode satu bulan, saham emiten sektor kesehatan tersebut telah naik 64,29%, sedangkan secara year to date (YTD) meningkat 35,29%.
Dengan adanya pengumuman UMA tersebut, investor diminta memperhatikan jawaban emiten terhadap permintaan konfirmasi dari Bursa. Investor juga perlu mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya.
Selain itu, investor diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action emiten apabila aksi tersebut belum memperoleh persetujuan RUPS. Berbagai kemungkinan yang dapat muncul pada masa mendatang juga perlu dipertimbangkan sebelum investor mengambil keputusan investasi.
Selain SOHO, BEI memberikan perhatian khusus terhadap saham OILS karena mencatat volatilitas transaksi yang dinilai tidak wajar.
Pada perdagangan Selasa (8/9/2026), saham OILS naik 0,67% ke level Rp296 per saham. Dalam periode satu bulan, saham emiten minyak kelapa tersebut telah menguat 27,59%, sementara secara year to date (YTD) tercatat naik 28,7%.