IHSG Melemah 0,58 Persen, Asing Net Sell Rp577,21 Miliar

Ilustrasi IHSG turun 0,58 persen ke 6.647,50 pada sesi pertama Rabu, 9 September 2026. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Rabu, 09 September 2026 | 22:23:23 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,58% atau 38,95 poin ke 6.647,50 pada perdagangan Rabu (9/9), setelah sempat dibuka menguat tipis pada awal sesi.

Nilai total transaksi di pasar saham mencapai Rp8,32 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 21,6 miliar lembar saham. Sementara itu, frekuensi transaksi saham tercatat sebanyak 1,31 juta kali.

Sebanyak 355 saham yang diperdagangkan mengalami penurunan harga. Sementara itu, 268 saham menguat dan 168 saham lainnya bergerak stagnan.

Mayoritas indeks sektoral melemah pada sesi pertama. Penurunan terdalam terjadi pada sektor kesehatan sebesar 1,45%, disusul sektor teknologi yang turun 1%. Di sisi lain, sektor transportasi menjadi sektor dengan penguatan terbesar, yakni 2,15%.

Sejalan dengan pelemahan IHSG pada sesi pertama, aksi jual investor asing turut mendominasi perdagangan. Investor asing mencatatkan net sell atau penjualan bersih sebesar Rp577,21 miliar.

Berdasarkan volume saham yang diperdagangkan, investor asing juga membukukan net sell sebanyak 974,99 juta lembar saham.

Saham perbankan dengan kapitalisasi pasar terbesar menjadi sejumlah saham yang mencatatkan net sell terbesar dari investor asing.

Berikut rincian Top Net Foreign Buy dan Top Net Foreign Sell pada perdagangan sesi pertama Rabu (9/9):

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) — Rp158,06 miliar
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) — Rp74,25 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — Rp62,73 miliar
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) — Rp42,43 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS) — Rp33,63 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) — Rp419,03 miliar
  • PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) — Rp82,92 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) — Rp69,64 miliar
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) — Rp53,38 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) — Rp47,85 miliar

Dari kawasan emerging market Asia Pasifik, pergerakan indeks saham menunjukkan hasil yang beragam. KOSPI Korea Selatan memimpin penguatan dengan kenaikan 1,01%, disusul PCOMP Filipina yang naik 0,54% dan TWSE Taiwan sebesar 0,20%.

Sementara itu, lima indeks saham lainnya di kawasan tersebut kompak melemah. IHSG mencatat penurunan terdalam, kemudian NIFTY India yang melemah 0,52%, Hang Seng turun 0,24%, dan SET Thailand terkoreksi 0,11%.

Reporter: Ibtihal