Harga Emas Perhiasan 11 September 2026 di Raja Emas dan Laku Emas
JAKARTA – Harga emas sedikit menguat pada Jumat, (11/9/2026). Namun, harga emas dunia masih berada di jalur penurunan mingguan ketiga secara berturut-turut seiring menguatnya harapan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS).
Para pelaku pasar kini menantikan data indeks harga konsumen AS demi memperoleh petunjuk lebih lanjut terkait arah kebijakan The Federal Reserve (The Fed).
Mengutip CNBC, harga emas spot naik 0,2 persen ke angka US$ 4.324,79 per ons pada 00.20 GMT, walau begitu angkanya telah turun lebih dari 2 persen sepanjang pekan ini. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman Desember menyusut 1 persen menjadi US$ 4.364,70.
Laporan inflasi AS dijadwalkan akan rilis pada 12.30 GMT.
Data pada Kamis memperlihatkan Indeks Harga Produsen untuk permintaan akhir naik 0,4 persen pada Agustus setelah sebelumnya naik 0,1 persen di bulan Juli (angka revisi naik). Menyusul kabar data ini, para pedagang meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan, sehingga harga emas spot sempat turun hampir 2 persen.
"Angka yang lebih tinggi dari perkiraan akan memperkuat argumen bagi beberapa kali kenaikan suku bunga, yang berpotensi mendorong imbal hasil obligasi Treasury dan nilai dolar lebih tinggi serta memberikan tekanan tambahan pada emas," ujar Kepala Strategi Pasar Keuangan di Exness, Wael Makarem sebagaimana dilansir dari berita sumber.
"Ketegangan yang terus berlanjut di Timur Tengah dapat terus membebani harga emas melalui ekspektasi inflasi yang lebih tinggi,” ia menambahkan sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Kenaikan suku bunga umumnya sering kali menekan logam mulia yang tidak memiliki imbal hasil (yield) ini, meskipun emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai inflasi.
Menurut sumber militer, Kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran berhasil mengambil kendali kota pelabuhan Mocha di Yaman dan bergerak menyusuri pantai Laut Merah menuju pulau strategis. Peristiwa tersebut terjadi beberapa jam usai Presiden AS Donald Trump menyampaikan harapannya agar perang dengan Iran dapat usai setelah pemilihan umum paruh waktu (midterm elections).
Harga minyak melonjak naik dan dua acuan utama minyak dunia berhasil menutup pekan di atas level US$ 100 per barel untuk pertama kalinya sejak pertengahan Mei.
Raja Emas Indonesia telah merilis rincian harga beli emas perhiasan per gram pada Jumat, 11 September 2026. Patokan harga ini dapat digunakan bagi konsumen yang berniat melakukan transaksi.
Nominal harga beli emas 24 karat (K24*) dipatok Rp 2.420.000, sedangkan emas 24 karat dengan kadar kemurnian 99,5 persen senilai Rp 2.280.000.
Emas 23 karat: Rp 2.120.000
Emas 22 karat: Rp 1.928.000
Emas 21 karat: Rp 1.842.000
Emas 20 karat: Rp 1.753.000
Emas 19 karat: Rp 1.665.000
Emas 18 karat: Rp 1.579.000
Emas 17 karat: Rp 1.495.000
Emas 16 karat: Rp 1.403.000
Emas 15 karat: Rp 1.316.000
Emas 14 karat: Rp 1.228.000
Emas 13 karat: Rp 1.140.000
Emas 12 karat: Rp 1.054.000
Emas 11 karat: Rp 965.000
Emas 10 karat: Rp 877.000
Emas 9 karat: Rp 791.000
Emas 8 karat: Rp 703.000
Emas 7 karat: Rp 615.000
Emas 6 karat: Rp 530.000
Emas 5 karat: Rp 440.000
Laku Emas turut memberikan daftar harga jual emas perhiasan per gram pada Jumat, 11 September 2026. Daftar ini menjadi acuan penting untuk warga yang berencana menjual perhiasan milik mereka.
Adapun patokan harga jual untuk emas 24 karat (99 persen) sebesar Rp 2.224.000 per gram.
Emas 23 karat: Rp 1.959.000
Emas 22 karat: Rp 1.875.000
Emas 21 karat: Rp 1.793.000
Emas 20 karat: Rp 1.706.000
Emas 19 karat: Rp 1.619.000
Emas 18 karat: Rp 1.532.000
Emas 17 karat: Rp 1.445.000
Emas 16 karat: Rp 1.358.000
Emas 15 karat: Rp 1.274.000
Emas 14 karat: Rp 1.188.000
Emas 13 karat: Rp 1.103.000
Emas 12 karat: Rp 1.016.000
Emas 11 karat: Rp 929.000
Emas 10 karat: Rp 845.000
Emas 9 karat: Rp 758.000