PER Saham LQ45 BBTN Terendah, CUAN Tertinggi pada 16 September
JAKARTA - Perdagangan saham anggota indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 16 September 2026 bergerak beragam, dengan koreksi dalam pada salah satu saham yang memiliki harga relatif tinggi.
Total nilai transaksi bursa tercatat Rp12,3 triliun. Investor asing mencatat net jual, baik dari sisi volume sebesar 1,22 miliar saham maupun nilai sebesar Rp624,7 miliar.
Rasio harga berbanding laba atau price earning ratio (PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibandingkan dengan laba bersih per sahamnya.
Sementara itu, rasio harga berbanding nilai buku atau price to book value (PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan PER terendah pada perdagangan 16 September 2026:
- BBTN — Harga 1.170 — PER 3,42 — PBV 0,44 — Perubahan -1,27%
- INKP — Harga 8.600 — PER 3,54 — PBV 0,37 — Perubahan -0,86%
- NCKL — Harga 920 — PER 5,00 — PBV 1,32 — Perubahan +0,55%
- JPFA — Harga 2.300 — PER 5,45 — PBV 1,36 — Perubahan +1,32%
- AADI — Harga 12.400 — PER 5,70 — PBV 1,51 — Perubahan +1,02%
- PGAS — Harga 1.520 — PER 5,98 — PBV 0,77 — Perubahan -0,65%
- ANTM — Harga 3.220 — PER 6,05 — PBV 2,08 — Perubahan -1,53%
- BBNI — Harga 3.730 — PER 6,46 — PBV 0,85 — Perubahan -0,53%
- PTBA — Harga 3.000 — PER 6,52 — PBV 1,37 — Perubahan -0,66%
- BMRI — Harga 4.260 — PER 6,53 — PBV 1,40 — Perubahan -1,84%
PT Bank Mandiri (BMRI) menjadi saham dengan penurunan terbesar dalam kelompok tersebut pada perdagangan 16 September, yakni 1,84%. Posisi berikutnya ditempati PT Aneka Tambang (ANTM) yang melemah 1,53% dan PT Bank Tabungan Negara (BBTN) yang turun 1,27%.
Di sisi lain, PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) mencatat kenaikan terbesar sebesar 1,32%, disusul PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) yang menguat 1,02%.
Berikut daftar 10 saham LQ45 dengan PER tertinggi pada perdagangan 16 September 2026:
- CUAN — Harga 900 — PER 150,00 — PBV 16,36 — Perubahan -2,17%
- UNTR — Harga 26.075 — PER 50,83 — PBV 1,01 — Perubahan -0,10%
- GOTO — Harga 50 — PER 50,00 — PBV 1,79 — Perubahan 0,00%
- INDY — Harga 2.700 — PER 38,57 — PBV 0,66 — Perubahan -1,46%
- AMMN — Harga 5.150 — PER 34,33 — PBV 4,00 — Perubahan +1,98%
- BUMI — Harga 202 — PER 33,67 — PBV 2,53 — Perubahan -2,88%
- MBMA — Harga 500 — PER 26,32 — PBV 1,96 — Perubahan +0,81%
- BRPT — Harga 1.600 — PER 21,92 — PBV 3,45 — Perubahan -1,23%
- DEWA — Harga 370 — PER 21,76 — PBV 1,86 — Perubahan -6,57%
- MDKA — Harga 2.850 — PER 17,81 — PBV 4,81 — Perubahan +1,42%
PT Darma Henwa (DEWA) anjlok 6,57% pada perdagangan 16 September, menjadi penurunan terbesar di antara seluruh 20 saham gabungan. Sebaliknya, PT Amman Mineral Internasional (AMMN) melesat 1,98%, menjadi kenaikan terbesar dalam kelompok tersebut, disusul PT Merdeka Copper Gold (MDKA) yang naik 1,42%.
PT Bumi Resources (BUMI) dan PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) turut terkoreksi lebih dari 2%.
PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap mencatat PBV terendah di antara seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,37 kali.
Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) tetap berada di harga Rp50, dengan nilai transaksi hanya Rp270,3 juta. Nilai tersebut menjadi yang terkecil di antara seluruh 20 saham gabungan.