iPhone 18 Pro Resmi Dijual di 65 Negara, Indonesia Belum Masuk

Penulis: Redaksi
Jumat, 18 September 2026 | 17:03:00 WIB

INSIDERINDONESIA.COM — Apple mulai menjual iPhone 18 Pro dan 18 Pro Max di 65 negara sejak pekan ini, setelah kampanye pre-order enam hari. Pembeli yang memesan lebih awal mulai menerima perangkat mereka, sementara 20 negara lain baru kebagian pada 25 September mendatang. Sayangnya, Indonesia tidak masuk dalam daftar gelombang pertama maupun gelombang kedua.

Daftar 65 Negara Gelombang Pertama

Sejumlah pasar utama masuk dalam daftar awal, mulai dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan Prancis di Barat, hingga Jepang, Korea Selatan, dan China di Asia.

Asia Tenggara diwakili Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Australia, Kanada, India, Meksiko, Kolombia, Turki, serta Uni Emirat Arab juga ikut kebagian di tahap ini.

  • Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Kolombia
  • Inggris, Jerman, Prancis, Turki
  • Uni Emirat Arab
  • China, Jepang, Korea Selatan, India
  • Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam
  • Australia

Gelombang Kedua Baru Mulai 25 September

Dua puluh negara lain menyusul pada 25 September. Apple belum merinci negara mana saja yang masuk daftar tambahan tersebut.

Pola rilis bertahap seperti ini lazim dilakukan Apple, terutama untuk negara yang masih menunggu sertifikasi perangkat telekomunikasi dan kesiapan jaringan operator setempat.

Posisi Indonesia: Belum Ada di Daftar

Indonesia tidak tercantum dalam gelombang pertama maupun jadwal 25 September. Ini bukan hal baru, mengingat peluncuran iPhone di Tanah Air biasanya tertunda beberapa bulan setelah rilis global.

Pengguna Indonesia yang ingin membeli resmi harus menunggu pengumuman iBox atau distributor resmi lainnya. Belum ada informasi soal tanggal ketersediaan maupun harga Rupiah untuk pasar lokal.

Perlu dicatat, iPhone 18 Pro series hanya tersedia dalam dua varian ukuran, yaitu Pro dan Pro Max. Tidak ada model mini atau Plus dalam jajaran ini.

Yang Perlu Diperhatikan Calon Pembeli

  • Harga resmi Indonesia belum diumumkan — jangan patok harga global sebagai acuan
  • Pembeli gelombang pertama di luar negeri sudah mulai menerima unit
  • Ketersediaan stok di negara gelombang pertama biasanya terbatas di awal
  • Pengguna Indonesia berpotensi membeli lewat jalur impor, dengan konsekuensi garansi

Bagi yang berada di negara gelombang pertama, pesanan yang sudah masuk diproses mulai sekarang. Sementara calon pembeli di Indonesia sebaiknya menunggu pengumuman resmi soal jadwal dan harga sebelum memutuskan.

Reporter: Redaksi