Anthropic Targetkan IPO November, Valuasi Diproyeksi 2 Triliun US Dolar

Ilustrasi pengembangan teknologi kecerdasan buatan Anthropic menjelang rencana IPO perusahaan (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Sabtu, 19 September 2026 | 20:12:37 WIB

JAKARTA - Anthropic menargetkan pelaksanaan penawaran umum perdana (IPO) pada November 2026, mundur dari target Oktober yang sebelumnya diperkirakan. Perubahan jadwal tersebut berlangsung di tengah meningkatnya perhatian terhadap laju perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan seruan sejumlah eksekutif agar pengembangan teknologi di industri dilakukan lebih hati-hati.

Penjadwalan ulang tersebut memberikan kesempatan bagi perusahaan rintisan AI itu untuk menyajikan kinerja keuangan kuartal ketiga. Hasil tersebut diharapkan dapat menunjukkan posisi persaingan Anthropic setelah OpenAI meluncurkan model terbarunya, Astra, pada September.

Penundaan IPO juga terjadi ketika perhatian terhadap kecepatan kemajuan AI semakin meningkat. Chief Executive Anthropic Dario Amodei sebelumnya memperingatkan secara terbuka bahwa risiko keamanan yang berkaitan dengan perangkat AI mutakhir membutuhkan pendekatan yang lebih hati-hati.

Seruan Amodei mengenai standar keamanan baru di industri mendapat dukungan dari sejumlah pemimpin teknologi, termasuk Chief Executive OpenAI Sam Altman dan pendiri xAI Elon Musk. Namun, sumber yang mengetahui persoalan tersebut menyebut perubahan jadwal IPO telah ditentukan sebelum perdebatan publik mengenai keamanan AI berlangsung.

Meski jadwal IPO berpotensi mundur, pasar publik tetap menantikan transaksi yang diperkirakan dapat menilai Anthropic sekitar $2 triliun dan menghimpun dana hingga $100 miliar.

Nilai tersebut akan melampaui rekor yang sebelumnya dicatatkan oleh debut SpaceX. Kondisi ini mencerminkan besarnya kebutuhan modal serta tingginya minat publik terhadap perusahaan pengembang model AI mutakhir.

Dalam agenda roadshow mendatang dengan calon investor, bankir dan jajaran eksekutif Anthropic berencana mengukur sentimen pasar sekaligus membahas secara langsung dampak laju peluncuran model yang lebih moderat terhadap target valuasi perusahaan.

Penasihat perusahaan dan pemegang saham yang ada menilai jeda sementara dalam peluncuran model baru tidak akan memberikan dampak material terhadap momentum pendapatan. Mereka melihat peluang monetisasi yang masih besar melalui rangkaian produk Anthropic yang saat ini tersedia.

Investor awal memproyeksikan pengembang Claude tersebut dapat mencatat pendapatan tahunan lebih dari $110 miliar pada akhir tahun. Proyeksi itu didukung oleh perluasan integrasi dengan perusahaan serta kemampuan baru pada platform Anthropic.

Dalam sebuah pertemuan privat, pimpinan perusahaan juga menyoroti sejumlah inisiatif operasional baru, termasuk Model Hardware Standard. Inisiatif tersebut memungkinkan agen perangkat lunak berinteraksi secara langsung dengan perangkat fisik, seperti lengan robotik.

Para pendukung modal ventura yang telah berinvestasi di Anthropic secara umum mengecilkan kekhawatiran bahwa pendekatan keamanan proaktif Amodei akan mengurangi minat terhadap rencana pencatatan saham perusahaan.

Sebaliknya, investor institusional melihat fokus terhadap mitigasi risiko sebagai upaya untuk melindungi perusahaan dari pengawasan tata kelola dan regulasi yang lebih ketat setelah tercatat di bursa.

Persaingan di industri AI juga terus berkembang. OpenAI disebut menargetkan valuasi $1,2 triliun dalam pembicaraan penggalangan dana tahap awal dan menunda rencana debut publiknya sendiri hingga 2027.

Sejumlah investor Anthropic memperingatkan bahwa putaran pendanaan besar lainnya yang dilakukan perusahaan pembuat ChatGPT tersebut dapat menyerap likuiditas pasar dalam jumlah signifikan. Kondisi tersebut membuat pelaksanaan pencatatan saham Anthropic pada akhir musim gugur menjadi perhatian bagi investor.

Reporter: Ibtihal