Helsi Herlinda Punya 16 Lemari Baju Syuting, Haura Tak Perlu Thrifting

Helsi Herlinda Punya 16 Lemari Baju Syuting, Haura Tak Perlu Thrifting
Penulis: Erik Handoko
Sabtu, 19 September 2026 | 22:04:00 WIB

INSIDERINDONESIA.COM — Pesinetron Helsi Herlinda menyimpan koleksi baju syuting yang memenuhi 16 lemari di rumahnya. Jumlah itu dihitung langsung oleh putrinya, Haura Chaynaia, saat keduanya hadir di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan. Koleksi yang dikumpulkan selama puluhan tahun itu kini jadi "gudang" gratis bagi Haura.

Helsi Herlinda mengumpulkan pakaian syuting selama puluhan tahun. Hasilnya, 16 lemari di rumahnya penuh sesak oleh busana dan bahan kain.

Angka itu bukan perkiraan Helsi sendiri. Haura Chaynaia menghitungnya langsung dan hasilnya lebih banyak dari dugaan sang ibu.

"Aku hitungin 16 sumpah! Sama yang di atas sumpah iya 16," kata Haura saat ditemui di Studio Pagi-pagi Ambyar Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.

Bukan Cuma Baju, Ada Lemari Khusus Bahan Kain

Pemain sinetron Bawang Merah Bawang Putih itu menjelaskan isi lemarinya tidak hanya pakaian jadi. Sebagian lemari khusus menyimpan bahan kain yang ia siapkan sendiri.

Hobi menjahit membuat Helsi terbiasa menyiapkan bahan untuk kebutuhan syuting maupun acara mendadak. Di dunia entertain, dresscode kerap datang tiba-tiba.

"Jadi gini, aku itu kan juga hobi jahit. Jadi aku juga punya lemari khusus bahan-bahan karena kalau di dunia entertain kan suka ada dresscode-dresscode yang tahu-tahu dadakan," ujar Helsi.

Membeli pakaian di mal belum tentu jadi solusi. Model atau warna yang dicari sering tidak sesuai kebutuhan acara.

"Jadi mau gak mau aku tuh harus bisa jahit sendiri. Jadi aku tuh ngumpulin bahan-bahan ada berapa lemari ya... dua apa tiga ya," ceritanya.

Haura Bongkar Kamar Bunda Tiap Ada Acara Sekolah

Koleksi busana Helsi kini menguntungkan Haura. Saat butuh pakaian untuk acara sekolah yang tidak beraturan seragam, ia langsung menuju kamar sang ibu.

"Kalau misalnya nih lagi ada acara sekolahan gitu yang bajunya bebas, aku ke kamar Bunda aku. Aku bongkar isinya. Terus Bunda kayak melihat nih ada kerusuhan di kamar Bunda, 'Nak, rapihin lagi', cuma itu doang," cerita Haura.

Haura mengaku senang mengeksplorasi isi lemari ibunya. Baginya, koleksi itu membuatnya tak perlu belanja baju baru.

"Pokoknya aku benar-benar kayak bebas mengeksplor baju-baju Bunda sih di sana. Dan bahkan, ini baju Bunda, udah gak perlu thrifting lagi," sambungnya.

Helsi Bersyukur Baju Syutingnya Terpakai Ulang

Helsi merasa bersyukur pakaian yang dikumpulkannya untuk kebutuhan syuting masih bisa dimanfaatkan anaknya. Ia pun menyebut putrinya beruntung karena tak perlu membeli baju lagi.

"Kalian itu beruntung banget lo karena Bunda itu banyak beli pakaian karena kebutuhan syuting kan. Jadi kalian tuh udah gak perlu lagi beli-beli baju, pakai baju Bunda aja gitu," kata Helsi.

Kebiasaan menjahit dan mengoleksi bahan kain jadi alasan di balik tumpukan busana Helsi. Dari kebutuhan profesional, koleksi itu berubah jadi sumber gaya bagi generasi berikutnya di rumah.

Reporter: Erik Handoko