Bocoran Spesifikasi vivo X500 Pro Max: Baterai 7.000 mAh dan Dimensity 9600 Pro
INSIDERINDONESIA.COM — vivo X500 Pro Max resmi dikonfirmasi membawa baterai 7.000 mAh dengan pengisian 90W, salah satu kapasitas terbesar di jajaran flagship saat ini. Spesifikasi utama ini muncul lewat sertifikasi menjelang peluncuran keluarga X500 pada 21 September mendatang. Layar LTPO OLED 144Hz dan chipset Dimensity 9600 Pro melengkapi paket unggulan vivo tersebut.
Bocoran ini memberi gambaran cukup lengkap soal arah vivo di segmen flagship. Ada peningkatan signifikan di sektor baterai dan layar dibanding generasi sebelumnya.
Layar LTPO OLED 144Hz dengan Bezel Ultra Tipis
X500 Pro Max mengusung panel datar berukuran 6,85 inci dengan teknologi LTPO OLED. Refresh rate-nya mencapai 144Hz, angka yang tergolong tinggi untuk kelas flagship premium.
Bezel layar disebut sangat tipis, menandakan vivo mengejar rasio layar-ke-bodi yang agresif. Kombinasi LTPO dan refresh rate tinggi biasanya berdampak pada efisiensi daya, karena panel bisa menurunkan refresh rate saat menampilkan konten statis.
Dimensity 9600 Pro Jadi Otak Utama
Dapur pacu diserahkan ke chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro. Ini bukan chipset Snapdragon, pilihan yang menarik mengingat banyak flagship 2026 masih mengandalkan lini Snapdragon 8 series.
Belum ada angka benchmark resmi dari chipset ini. Perlu pengujian independen untuk memastikan bagaimana performa dan efisiensi dayanya di kondisi nyata.
Baterai 7.000 mAh dan Pengisian 90W
Kapasitas baterai 7.000 mAh menjadi salah satu daya tarik utama X500 Pro Max. Angka ini tergolong besar untuk ukuran smartphone flagship yang biasanya berkisar 5.000-6.000 mAh.
Pengisian daya kabel didukung 90W. vivo juga menyebut adanya pengisian nirkabel, tapi belum mengungkap berapa watt yang didukung.
- Layar: 6,85 inci LTPO OLED datar, refresh rate 144Hz
- Chipset: MediaTek Dimensity 9600 Pro
- Baterai: 7.000 mAh
- Pengisian: 90W kabel, nirkabel (daya belum diungkap)
- Kamera utama: sensor Sony Lytia 910 1/1.28" LOFIC dengan OIS 3 derajat
- Ultrawide: 50MP sensor Samsung ISOCELL JNX
- Telefoto periskop: 200MP
Konfigurasi Kamera: Sensor Sony Lytia 910 dan Telefoto 200MP
Kamera utama memakai sensor Sony Lytia 910 tipe 1/1.28 inci dengan teknologi LOFIC. Sensor ini dilengkapi stabilisasi optik OIS dengan kompensasi hingga 3 derajat.
Teknologi LOFIC dirancang untuk memperluas dynamic range, berguna saat memotret di kondisi kontras tinggi seperti backlight. Untuk ultrawide, vivo memakai sensor Samsung ISOCELL JNX beresolusi 50MP.
Yang paling menonjol adalah kamera telefoto periskop 200MP. Resolusi sebesar itu di telefoto periskop masih jarang ditemui, dan berpotensi memberi ruang cropping lebih luas tanpa kehilangan detail.
Yang Perlu Diperhatikan
Harga dan ketersediaan resmi X500 Pro Max belum diumumkan. Belum ada konfirmasi apakah varian ini akan masuk pasar Indonesia, mengingat vivo sering merilis lini X series dengan konfigurasi berbeda per region.
Detail pengisian nirkabel juga masih tanda tanya. vivo hanya menyebut dukungannya ada, tanpa angka watt yang jelas.
Spesifikasi lengkap dan harga baru akan terungkap saat peluncuran resmi 21 September. Sampai saat itu, semua angka di atas masih berbasis bocoran sertifikasi, bukan konfirmasi final dari vivo.