Breaking

Daftar Saham Dijual Asing Saat IHSG Merosot 1,53 Persen Sepekan Terakhir

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Sabtu, 19 September 2026
Daftar Saham Dijual Asing Saat IHSG Merosot 1,53 Persen Sepekan Terakhir
Ilustrasi IHSG (FOTO : NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan yang cukup dalam selama sepekan perdagangan terakhir.

Kenaikan suku bunga The Fed serta melonjaknya harga minyak dunia akibat konflik Timur Tengah menjadi dua faktor utama penekan IHSG.

Lantaran kondisi tersebut, IHSG melemah 1,53% ke level 6.441,15 pada penutupan perdagangan Jumat (18/9/2026).

Pada penutupan akhir pekan tersebut, IHSG merosot 0,32% atau berkurang 21,27 poin menuju level 6.441.

Pelemahan IHSG pada Jumat turut diwarnai aksi jual bersih (net sell) asing yang terbilang jumbo, yakni Rp 1,79 triliun di seluruh pasar.

Secara keseluruhan, akumulasi net sell investor asing dalam sepekan terakhir menembus Rp 1,84 triliun di seluruh pasar.

Daftar 10 saham dengan net sell asing terbesar sepanjang pekan ini mencakup PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 802,34 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 440,52 miliar, dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) senilai Rp 197,24 miliar.

Pelepasan saham juga terjadi pada PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sejumlah Rp 189,88 miliar, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) sebesar Rp 166,31 miliar, serta PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) senilai Rp 132,64 miliar.

Saham lain yang paling banyak dilepas meliputi PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sejumlah Rp 95,05 miliar, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) senilai Rp 69,26 miliar, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar Rp 45,04 miliar, dan PT Timah Tbk (TINS) senilai Rp 40,18 miliar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua