Bank Panin Siap Tebar Dividen Rp1,01 Triliun dari Laba Buku Tahun Lalu
JAKARTA – PT Bank Pan Indonesia Tbk atau Bank Panin (PNBN) memastikan pembagian dividen tunai senilai Rp1,01 triliun dari hasil tahun buku 2025. Nilai dividen tersebut setara dengan Rp42 per lembar saham.
Saat perdagangan saham ditutup pada Jumat (19/6/2026), posisi harga saham PNBN berada pada angka Rp920 per saham. Melalui capaian tersebut, estimasi tingkat imbal hasil dividen (dividend yield) berada di kisaran 4,56 persen.
Keputusan pembagian keuntungan ini resmi disahkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Panin Bank Building, Senayan, Jakarta pada Rabu (17/6/2026).
Para pemilik saham menyepakati alokasi dividen tunai sebesar Rp1,01 triliun, yang mencerminkan rasio sebesar 38 persen dari total laba bersih tahun berjalan 2025 senilai Rp2,75 triliun.
Selanjutnya, sisa keuntungan bersih sejumlah Rp1,67 triliun dialihkan untuk memperkokoh struktur modal guna menopang ekspansi bisnis serta dibukukan sebagai laba ditahan.
Per tanggal 31 Desember 2025, Bank Panin mencatatkan saldo laba senilai Rp41,29 triliun. Di sisi lain, total ekuitas yang dimiliki oleh perseroan menyentuh angka Rp58,77 triliun.
Berdasarkan data historis, jumlah dividen Bank Panin kali ini identik dengan tahun buku 2024 yang juga berada di angka Rp42 per saham. Nilai ini menunjukkan kenaikan signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang kala itu sebesar Rp20 per saham.
Berikut adalah rincian jadwal pembagian dividen PNBN yang dikeluarkan oleh pihak manajemen, sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Minggu (21/6/2026):
Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 25 Juni 2026
Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi : 26 Juni 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai : 29 Juni 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai : 30 Juni 2026
Pembayaran Dividen : 17 Juli 2026