Breaking

Daftar 8 Saham Cum Dividen Hari Ini, Yield ACES Capai 8,61 Persen

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 22 Juni 2026
Daftar 8 Saham Cum Dividen Hari Ini, Yield ACES Capai 8,61 Persen
Ilustrasi: Saham ACES catat yield dividen tertinggi 8,61 persen pada cum date 19 Juni 2026. (Foto: NET)

JAKARTA – Para pemodal yang memburu dividen tunai masih berkesempatan untuk mengoleksi beberapa saham yang memasuki masa cum date di pasar reguler maupun pasar negosiasi pada Jumat, 19 Juni 2026. Mengacu pada agenda resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), tercatat ada delapan emiten yang menjadwalkan periode tersebut pada hari ini.

Demi mendapatkan hak atas dividen tersebut, para pelaku pasar diwajibkan untuk menggenggam saham yang bersangkutan paling lambat hingga tanggal cum dividen berakhir. 

Setelah itu, saham-saham ini akan memasuki fase ex date pada tanggal 22 Juni 2026, diikuti oleh jadwal distribusi pembayaran dividen yang waktunya berbeda-beda bagi masing-masing emiten, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berikut merupakan rincian saham yang masuk dalam masa cum dividen per tanggal 19 Juni 2026:

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES): Dividen Rp32,01 per saham dengan harga Rp372 dan dividend yield 8,61%.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Dividen Rp209,99 per saham dengan harga Rp3.170 dan dividend yield 6,62%.

PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI): Dividen Rp5,70 per saham dengan harga Rp424 dan dividend yield 1,34%.

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI): Dividen Rp1,50 per saham dengan harga Rp114 dan dividend yield 1,32%.

PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Dividen US$0,015 per saham dengan harga Rp9.700 dan estimasi dividend yield ±2,5%.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC): Dividen Rp86,6901 per saham dengan harga Rp1.235 dan dividend yield 7,02%.

PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR): Dividen Rp1,86 per saham dengan harga Rp125 dan dividend yield 1,49%.

PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI): Dividen Rp371 per saham dengan harga Rp6.275 dan dividend yield 5,91%.

Keterangan tambahan: Besaran yield dikalkulasi bersandarkan posisi harga penutupan tanggal 18 Juni 2026. Khusus bagi emiten BYAN, nilai dividen yang berdenominasi dolar AS dikonversi memakai proyeksi nilai tukar di kisaran Rp16.200 per dolar AS.

Para pelaku pasar disarankan untuk mengingat bahwa walaupun tingkat dividend yield kerap menjadi parameter acuan yang utama, aspek kondisi fundamental dari korporasi beserta risiko koreksi harga saham pasca-ex dividen tetap wajib dianalisis secara cermat. 

Nilai saham di pasar pada umumnya bakal mengalami penyusutan harga yang sepadan dengan besaran nilai dividen yang dialokasikan kepada pemegang saham.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua