KB Bank Genjot Bisnis, Kredit Capai 43 Triliun dan NII Naik 97 Persen
JAKARTA – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) melanjutkan transformasi bisnis dengan fokus memperkuat fundamental sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih berkualitas. Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan segmen wholesale banking dan retail banking, perluasan kemitraan strategis, serta pengembangan layanan digital. Di tengah tantangan ekonomi global dan domestik yang masih membayangi industri perbankan, KB Bank menilai kualitas aset, struktur pendanaan yang sehat, dan pertumbuhan berkelanjutan menjadi kunci dalam menjaga kinerja perseroan.
Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie mengatakan sejumlah inisiatif transformasi yang dijalankan perseroan mulai menunjukkan hasil positif.
"Sepanjang tahun ini kami melihat sejumlah inisiatif yang dijalankan menunjukkan hasil yang positif. Fokus kami bukan hanya menjaga kualitas pertumbuhan, tetapi juga memperkuat kapabilitas bisnis dan layanan agar dapat memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Kunardy sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Selasa (23/6/2026).
Pada kuartal I-2026, KB Bank mencatat penyaluran kredit sebesar Rp 43,19 triliun. Pertumbuhan kredit lancar tercatat 4,76% secara tahunan.
Di sisi profitabilitas, pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) melonjak 97,28% menjadi Rp 363 micron dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Perbaikan tersebut turut didukung peningkatan margin bunga bersih alias net interest margin (NIM). Sementara itu, dana murah atau current account saving account (CASA) tumbuh 5,74% YoY menjadi Rp 13,09 triliun. Adapun total dana pihak ketiga (DPK) tercatat sebesar Rp 41,52 triliun.
Menurut Kunardy, perbaikan sejumlah indikator tersebut menunjukkan transformasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pencapaian laba jangka pendek, melainkan membangun fondasi bisnis yang lebih kuat melalui peningkatan kualitas aset, disiplin manajemen risiko, dan struktur pendanaan yang lebih sehat.
Dari sisi bisnis, KB Bank aktif memperluas kerja sama pembiayaan di berbagai sektor ekonomi riil. Di sektor logistik, perseroan menyediakan fasilitas pembiayaan hingga Rp 720 miliar kepada MGM Bosco Logistics untuk mendukung pengembangan infrastruktur rantai dingin nasional.
Kemudian di sektor barang konsumsi, KB Bank memperkuat kemitraan dengan PT Lucky Mom Indonesia (Makuku) melalui fasilitas pembiayaan hingga Rp 400 miliar.
Sementara di sektor teknologi, perseroan menyalurkan fasilitas distributor financing senilai Rp 200 miliar kepada PT ECS Indo Jaya guna memperkuat ekosistem distribusi produk teknologi informasi dan komunikasi (ICT).
KB Bank juga menyalurkan fasilitas kredit kepada PT Paramarta Rolas Jaya yang merupakan bagian dari NWP Property Group untuk mendukung pengembangan sektor properti komersial.
Kunardy menilai, berbagai kerja sama tersebut membuka peluang pengembangan bisnis transaction banking, cash management, trade finance, hingga ecosystem banking yang dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi perseroan.
Di segmen ritel, KB Bank memperkuat layanan melalui peresmian kembali Kantor Cabang Semarang yang dilengkapi fasilitas Priority Banking Center untuk menggarap segmen nasabah affluent dan komunitas bisnis di Jawa Tengah.
Perusahaan ini juga memperoleh tiga penghargaan pada ajang Infobank-Isentia Digital Brand Appreciation 2026 untuk kategori layanan digital, kartu debit, dan kartu kredit.
Selain itu, KB Bank tengah menjalankan transformasi organisasi yang berfokus pada peningkatan efektivitas operasional dan produktivitas. Langkah tersebut mencakup optimalisasi tenaga kerja serta pengelolaan jaringan kantor yang lebih efisien.
"Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan perlu didukung oleh fondasi bisnis yang kuat, inovasi yang relevan, serta hubungan jangka panjang dengan nasabah. Oleh karena itu, kami akan terus memperkuat sinergi di seluruh lini bisnis, baik wholesale maupun retail banking agar dapat terus bertumbuh konsisten dalam jangka panjang," kata Kunardy sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dengan dukungan permodalan dan tata kelola dari KB Financial Group, salah satu grup jasa keuangan terbesar di Korea Selatan, KB Bank optimistis fondasi yang saat ini dibangun akan menopang pertumbuhan bisnis yang lebih berkelanjutan ke depan.