Akuisisi Fast Offshore, WINS Amankan Kontrak Kapal hingga 2028
JAKARTA – PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) mengambil alih Fast Offshore Supply Pte Ltd (FOS) dan entitas anak usahanya, PT Fast Offshore Indonesia (FOI). Langkah akuisisi ini bakal melebarkan sayap bisnis perseroan menuju sektor pembuatan sekaligus pengoperasian Fast Aluminium Crew Transfer Vessels (CTV).
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (22/6/2026), WINS membeli 52,5 persen saham FOS yang terdahulu dikuasai oleh Seacoral Maritime Pte Ltd, serta mengambil alih 49 persen saham FOI.
Sebelum aksi korporasi ini dilakukan, WINS sudah menggenggam 47,5 persen saham FOS dan 51 persen saham FOI. Melalui transaksi tersebut, perseroan sekarang memegang kendali penuh atas 100 persen kepemilikan di kedua perusahaan itu.
Pada saat ini, FOS sedang menggarap pembuatan lima unit Crew Transfer Vessel (CTV) berbahan aluminium baru pesanan sebuah perusahaan minyak terkemuka di Brunei, yang diproyeksikan rampung pada 2027.
Kelima armada kapal tersebut nantinya menjadi hak milik FOS dan bakal disewakan lewat kontrak perdana berdurasi lima tahun yang disertai opsi perpanjangan.
Bukan itu saja, FOS pun sudah mengamankan kontrak tambahan dari pelanggan yang sama demi merakit sekaligus menjual lima unit CTV lain yang ditargetkan selesai pada 2028.
FOS sendiri merupakan perusahaan yang berfokus pada spesialisasi pembuatan kapal aluminium dan sudah berjalan sejak 2008 di Singapura, dengan rekam jejak yang panjang dalam menghadirkan jasa kapal lepas pantai di Brunei selama lebih dari sepuluh tahun.
Armada CTV yang dirakit oleh FOS merupakan kapal dengan teknologi mutakhir sepanjang 55 meter yang didesain demi menunjang aktivitas operasional lepas pantai di sepanjang tahun.
Kapal ini pun ditunjang dengan motion-compensated gangway demi perpindahan kru yang aman menuju anjungan lepas pantai, sistem Dynamic Positioning (DP), triple bow thruster, empat mesin CAT berkekuatan 9.000 BHP, serta empat unit waterjet Hamilton HT810.
Melalui akuisisi tersebut, jajaran kapal kategori High Tier kepunyaan Wintermar bakal bertambah dari yang semula 12 unit menjadi 22 unit, termasuk di dalamnya tambahan lima CTV anyar. Di samping itu, total armada yang ditunjang dengan sistem DP bakal meningkat menjadi 25 unit.
Pihak perseroan bakal mendanai aksi akuisisi ini menggunakan perpaduan dari kas internal serta pinjaman senilai USD20 juta. Begitu proses transaksi selesai, FOI bakal dialihkan statusnya menjadi korporasi yang sepenuhnya dipunyai oleh penanam modal dalam negeri.