Breaking

Seskab dan Kemenkop Matangkan Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 21 April 2026
Seskab dan Kemenkop Matangkan Rekrutmen 30.000 Manajer Kopdes Merah Putih
ILUSTRASI, Seskab dan Kemenkop Matangkan Rekrutmen

JAKARTA - Sekretariat Kabinet bersama Kementerian Koperasi tengah melakukan koordinasi intensif guna mematangkan skema rekrutmen 30.000 manajer untuk Koperasi Desa Merah Putih di seluruh penjuru Indonesia.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkuat struktur internal dunia usaha di tingkat pedesaan agar lebih profesional dan kompetitif dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama Menteri Koperasi Ferry Juliantono guna menyelaraskan visi besar penguatan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.

Transformasi Profesionalisme Internal Koperasi Desa

Pemerintah menargetkan pembangunan 30.000 unit koperasi yang dijadwalkan rampung pada periode Juni hingga Juli 2026 sebagai tulang punggung ekonomi nasional di level akar rumput.

Kehadiran manajer profesional di setiap unit Koperasi Desa (Kopdes) diharapkan mampu mengubah paradigma manajemen internal koperasi yang selama ini dianggap masih dilakukan secara konvensional dan tradisional.

Dengan manajemen yang modern, koperasi diharapkan tidak hanya menjadi lembaga sosial semata, namun bertransformasi menjadi entitas bisnis yang memiliki tata kelola internal setara dengan perusahaan profesional.

Status Kepegawaian dan Ekosistem BUMN Pangan

Para manajer yang berhasil lolos seleksi nantinya akan berada di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara, sebuah entitas yang berafiliasi langsung dengan ekosistem Badan Usaha Milik Negara.

Mekanisme kerja yang diterapkan adalah status kontrak kerja atau PKWT selama dua tahun pertama, di mana para manajer akan mendapatkan bimbingan intensif serta pematangan kompetensi bisnis.

Setelah masa dua tahun tersebut berakhir dan kinerja dianggap memenuhi standar, mereka akan diserahterimakan secara penuh untuk memimpin dan mengelola Koperasi Desa Merah Putih secara mandiri.

Standar Seleksi Ketat demi SDM Berkualitas

Pendaftaran rekrutmen masif ini telah dibuka secara resmi mulai Rabu 15 April 2026 hingga Senin 24 April 2026 melalui kanal digital yang dikelola oleh Panitia Seleksi Nasional.

Kriteria yang ditetapkan cukup kompetitif, yakni terbuka bagi lulusan D3 hingga S1 dari berbagai latar belakang pendidikan dengan syarat indeks prestasi kumulatif minimal 2,75 poin.

Fokus utama pemerintah adalah menjaring putra-putri terbaik bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan serta integritas tinggi untuk mengabdi langsung di wilayah desa, kelurahan, hingga kampung nelayan.

Sinergi Lintas Sektoral Membangun Ekonomi Desa

Implementasi program ini melibatkan kolaborasi luas antara berbagai instansi, mulai dari Kementerian PAN-RB, Kementerian Keuangan, hingga Kementerian Pertahanan dan Badan Kepegawaian Negara yang berperan sebagai pengawas.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan dengan prinsip transparansi penuh dan tanpa dipungut biaya apapun bagi para calon pelamar kerja.

Pihaknya menghimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap segala bentuk potensi penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen ini, mengingat seluruh tahapan seleksi dilakukan secara resmi melalui sistem daring nasional.

Kopdes Sebagai Infrastruktur Strategis Ekonomi Nasional

Keberadaan manajer yang andal dipandang sebagai instrumen kunci agar koperasi desa mampu menjalankan fungsi sebagai agregator produk lokal serta penggerak konsumsi rumah tangga di daerah-daerah terpencil.

Infrastruktur ekonomi desa ini akan didukung dengan modul pelatihan khusus dari Kementerian Koperasi guna memastikan setiap manajer memiliki kompetensi yang selaras dengan kebijakan ekonomi pemerintah pusat.

Dengan penguatan pada sisi internal melalui manajer yang kompeten, Koperasi Desa Merah Putih diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi terwujudnya kemandirian ekonomi desa menuju visi Indonesia Maju 2045.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua