Breaking

PT Fast Food Indonesia Tbk FAST Kantongi Laba Rp13,28 Miliar Awal Tahun 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 26 Mei 2026
PT Fast Food Indonesia Tbk FAST Kantongi Laba Rp13,28 Miliar Awal Tahun 2026
ILUSTRASI, Produk KFC (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Emiten yang mengelola gerai KFC, PT Fast Food Indonesia Tbk. (FAST) berhasil mencatatkan performa yang kokoh selama rentang waktu Januari—Maret 2026. Pada kuartal ini, KFC bahkan sukses meraih laba bersih sebesar Rp13,28 miliar, berbalik dari kondisi kerugian yang dialami pada kuartal yang sama tahun 2025.

Berdasarkan laporan keuangannya, KFC berhasil menghimpun pendapatan sebesar Rp1,42 triliun sepanjang kuartal I/2026, yang menunjukkan peningkatan sebesar 18,59% YoY dari Rp1,19 triliun pada kuartal yang sama tahun 2025. 

Kenaikan pendapatan korporasi ini secara serentak disokong oleh kenaikan penjualan KFC di beberapa Restaurant Support Center (RSC) atau daerah.

Di wilayah Jakarta, KFC meraup pendapatan sebesar Rp498,04 miliar atau meningkat sebesar 14,08% YoY. Sedangkan di wilayah Medan, kenaikannya menyentuh angka 33,36% YoY menjadi Rp106,01 miliar. 

Kondisi serupa juga terjadi di Makassar yang mengantongi kenaikan penjualan sebesar 16,75% YoY, Palembang meningkat sebesar 31,99% YoY, Bandung sebesar 26,01% YoY, serta daerah-daerah lainnya yang mengalami kenaikan sebesar 16,91% YoY.

Selaras dengan kenaikan pendapatan korporasi, KFC pun mencatatkan pembengkakan pada beban pokok pendapatan menjadi sebesar Rp598,59 miliar atau meningkat sebesar 23,29% YoY dari posisi Rp485,50 miliar. 

Usai dikurangi oleh bermacam-macam beban serta pajak, KFC pada akhirnya berhasil mengantongi laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp13,28 miliar. 

Capaian tersebut melonjak secara signifikan jika dibandingkan dengan kerugian sebesar Rp36,77 miliar pada kuartal yang sama tahun 2025.

Ditinjau dari aspek neraca keuangan, KFC berhasil mencatatkan jumlah aset sebesar Rp5,19 triliun per Maret 2026, meningkat jika dibandingkan dengan Rp4,94 triliun pada akhir tahun 2025. Kenaikan ini utamanya dipicu oleh meningkatnya aset lancar menjadi sebesar Rp735,52 miliar.

Di sisi lain, jumlah liabilitas yang dicatatkan KFC turut membengkak menjadi sebesar Rp4,72 triliun per Maret 2026, meningkat dari posisi Rp4,51 triliun pada Desember 2025. 

Jumlah ekuitas korporasi juga memperlihatkan kenaikan menjadi sebesar Rp464,69 miliar per Maret 2026, dari posisi Rp435,85 miliar per Desember 2025.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua