Breaking

Kalbe Farma Bagi Dividen Rp936,26 Miliar dari Laba Buku

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 26 Mei 2026
Kalbe Farma Bagi Dividen Rp936,26 Miliar dari Laba Buku
ILUSTRASI, Logo bursa efek indonesia (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menetapkan pembagian dividen sebesar Rp936,26 miliar dari perolehan laba bersih tahun buku 2025. Berdasarkan informasi keterbukaan, RUPST yang dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026) menyepakati pembagian dividen senilai Rp20 tiap lembar saham dari total keuntungan sebesar Rp3,66 triliun di sepanjang tahun 2025.

sebagaimana dilansir dari berita sumber, ”Menyetujui penggunaan keuntungan perseroan pada tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk untuk tahun buku 2025, sebesar Rp936,26 miIiar sebagai dividen tunai yang akan dibagikan kepada para pemegang saham, sehingga setiap saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp20 per saham sebagai dividen tunai,” kata manajemen Kalbe dalam keterbukaan informasi. Di sisi lain, sisa dari perolehan laba bersih KLBF bakal dimasukkan sebagai laba ditahan oleh perusahaan.

Berdasarkan data dari laman Pasar Dana, realisasi penyaluran dividen KLBF periode ini sebenarnya menjadi yang paling rendah dalam kurun waktu 5 tahun terakhir. 

Sejak tahun buku 2020, KLBF selalu konsisten menyalurkan dividen di atas angka Rp25 per saham. Pada tahun buku 2020, KLBF mengalokasikan dividen sebesar Rp28 dan meningkat menjadi Rp35 per saham untuk tahun buku 2021.

Sepanjang tahun buku 2021—2024, KLBF terus mempertahankan pembagian dividen di atas level Rp30 per lembar saham. Baru pada tahun buku 2025 ini, KLBF menetapkan nilai dividen sebesar Rp20 per saham. 

Dengan demikian, pembagian dividen senilai Rp20 tersebut terakhir kali diterapkan KLBF pada tahun buku 2015, di mana saat itu perusahaan menyepakati pembagian dividen senilai Rp19 per lembar saham.

Kondisi tersebut terjadi padahal sepanjang 2025, KLBF berhasil mencatatkan performa bisnis yang kuat. Perusahaan sukses meraup pendapatan hingga Rp35,32 triliun selama tahun lalu. 

Capaian ini menunjukkan adanya pertumbuhan sebesar 8,26% year-on-year (YoY) jika dikomparasikan dengan perolehan Rp32,62 triliun pada masa yang sama di tahun 2024. 

Setelah dikurangi potongan beban beserta pajak, KLBF sukses mengantongi laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp3,66 triliun, atau tumbuh 13,09% YoY dari perolehan Rp3,24 triliun pada periode yang sama di tahun 2024.

Selain menetapkan kebijakan mengenai dividen, RUPST Kalbe juga menyepakati susunan pengurus direksi yang baru menyusul berakhirnya masa jabatan Sie Djohan sebagai anggota direksi perusahaan. Di bawah ini adalah susunan terbaru direksi serta komisaris KLBF:

Presiden Direktur: Bernadette Ruth Irawati Setiady
Direktur: Mulialie
Direktur: Jos Iwan Atmadjaja
Direktur: Kartika Setiabudy
Presiden Komisaris: Ronny Hadiana
Komisaris: Santoso Oen
Komisaris: Ferdinand Aryanto
Komisaris Independen: Herijanto Irawan
Komisaris Independen: Sidharta Utama

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua