Breaking

Telkom Resmikan Community Gateway Wamena Perkuat Digital Papua Pegunungan

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 12 Mei 2026
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena Perkuat Digital Papua Pegunungan
ILUSTRASI, Logo Telkom (Sumber Gambar : jambi.antaranews.com)

WAMENA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) lewat anak usahanya, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat), telah meresmikan Community Gateway Wamena pada Jumat, 8 Mei 2026, di Kabupaten Jayawijaya, Wamena, Papua. Infrastruktur digital terbaru ini dipersiapkan sebagai tulang punggung koneksi di area Papua Pegunungan sekaligus langkah strategis dalam mewujudkan pemerataan transformasi digital nasional, terutama di Indonesia Timur.

Fasilitas tersebut berfungsi sebagai akses utama atau main link layanan satelit untuk Papua Pegunungan dan menjadi pusat distribusi konektivitas digital di wilayah itu. 

Sebelumnya pada Desember 2025, TelkomGroup pun telah menghadirkan Community Gateway Merauke yang berperan sebagai akses cadangan sekaligus menjadi gerbang satelit berstandar internasional pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Community Gateway merupakan sarana penghubung jaringan satelit yang menjadi titik masuk distribusi sinyal internet ke jaringan lokal. Fasilitas ini mengadopsi teknologi satelit Low Earth Orbit (LEO) yang unggul karena memiliki latensi rendah serta koneksi yang lebih stabil untuk akses internet cepat.

Acara peresmian dilakukan secara daring dari Jayapura oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) RI Angga Raka Prabowo, Direktur Utama Telkom Indonesia Dian Siswarini, serta Direktur Wholesale and International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba. 

Hadir pula secara langsung di Wamena yakni Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr. Ones Pahabol, S.E., MM, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr. Velix Wanggai, S.I.P., M.P.A., Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini memaparkan bahwa pembangunan fasilitas di Wamena ini adalah bukti nyata komitmen perusahaan dalam memastikan akses konektivitas bagi setiap warga. 

Infrastruktur ini menjadi jalan keluar atas keterbatasan jaringan kabel di darat, meningkatkan kualitas layanan, serta menjadi dasar pengembangan ekonomi digital dan layanan publik.

“Inisiatif ini sejalan dengan program pemerintah, khususnya pada pemerataan pembangunan digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan konektivitas hingga wilayah Papua Pegunungan,” ujar Dian sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Bagi TelkomGroup, operasional Community Gateway Wamena menjadi titik penting untuk memperluas jangkauan digital hingga wilayah terpencil di Papua. Dengan dukungan internet yang adaptif, perusahaan berharap infrastruktur ini mampu mendongkrak kualitas pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi digital. 

Saat ini, kapasitas transportasi jaringan di Wamena mencapai 7 Gbps dengan pemakaian yang sudah sangat tinggi. Melalui fasilitas baru ini, kapasitas dapat ditingkatkan bertahap hingga plafon maksimal 40 Gbps. 

Dian pun menambahkan bahwa fasilitas ini dibangun dengan konsep open access sehingga bisa digunakan oleh operator lain maupun institusi terkait.

Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo memandang kehadiran infrastruktur ini membuktikan komitmen pemerintah agar wilayah Indonesia Timur menjadi bagian dari pemerataan digital. Ia menilai dampaknya akan langsung menyentuh masyarakat di berbagai sektor.

“Anak-anak muda semakin termotivasi belajar. UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih besar. Sekolah dapat memperkuat pembelajaran digital dan layanan publik dapat hadir dengan lebih baik di tengah masyarakat,” tuturnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Angga juga menyebutkan bahwa tantangan geografis Papua kini berubah menjadi peluang ekonomi strategis. 

Senada dengan itu, Velix Wanggai selaku Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua menilai fasilitas ini membawa perubahan transformatif bagi pembangunan Papua Pegunungan guna membangun kolaborasi luas hingga ke kawasan Pasifik.

“Pembangunan Community Gateway adalah sebuah gerakan sosial menuju ekonomi yang lebih inklusif. Kami bisa mempromosikan wisata, kopi Papua, kampung-kampung wisata, dan berbagai potensi Papua Pegunungan melalui platform digital,” jelas Velix sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Ones Pahabol berharap generasi muda dapat memaksimalkan internet untuk ekonomi kreatif dan promosi wisata.

“Kami ingin anak-anak muda Papua mampu menjadi pelaku ekonomi digital, petani modern, wirausaha kreatif, dan pemimpin masa depan dengan tetap berakar pada budaya dan jati diri Papua Pegunungan,” tutup Ones sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua