Breaking

Dominasi BSN di Pasar KPR Subsidi Syariah Capai 84 Persen

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 15 Mei 2026
Dominasi BSN di Pasar KPR Subsidi Syariah Capai 84 Persen
ILUSTRASI, Logo pt bank syariah nasional( Sumber Gambar : bukajobs.com)

JAKARTA – PT Bank Syariah Nasional (BSN) melaporkan penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi syariah telah mencapai 16.523 unit hingga April 2026. Melalui capaian tersebut, BSN sukses mendominasi pangsa pasar KPR Subsidi Syariah di tingkat nasional dengan total penguasaan sebesar 84 persen.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, realisasi pembiayaan ini setara dengan total plafon senilai Rp2,7 triliun. Berdasarkan data kinerja pada empat bulan pertama tahun ini, seluruh penyaluran tersebut didistribusikan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) ke berbagai wilayah di Indonesia.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menerangkan bahwa pertumbuhan realisasi pembiayaan yang stabil setiap tahunnya menjadi bukti nyata dedikasi perusahaan terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Konsistensi dan komitmen BSN dalam menyalurkan KPR Subsidi untuk MBR terus tercermin pada peningkatan kinerja realisasi setiap tahunnya. Sebelumnya di 2025 realisasi KPR subsidi sebesar 59.463 unit, tahun ini kami targetkan sebanyak 73.700 unit. Ini bentuk komitmen mendukung Program 3 Juta Rumah,” ungkap Alex pada Rabu (13/5/2026).

Pernyataan itu disampaikan oleh Alex setelah mengadakan pertemuan dengan Maruarar Sirait, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Saat ini, BSN berada di peringkat kedua sebagai penyalur KPR subsidi secara nasional dengan raihan pangsa pasar total sebesar 23,4 persen.

Menteri PKP, Maruarar Sirait, memberikan apresiasi atas pencapaian BSN dan merasa optimis terhadap target tahunan yang dipatok perseroan.

“Terima kasih Pak Dirut Bank BSN. Untuk target yang 73.700 (unit), saya optimis tercapai sesudah melihat langkah-langkah, SDM yang dipersiapkan, juga peta jalan BSN. 

Ini ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti,” kata Maruarar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Selain mengincar target reguler, BSN juga dipercaya untuk mengelola Program KUR Perumahan dengan nilai Rp500 miliar yang direncanakan mulai beroperasi dua bulan mendatang. 

Proyek strategis lainnya meliputi pembangunan kawasan terpadu Kota Baru di Tangerang yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 sampai 5 hektar.

“Proses KUR Perumahan akan dijalankan oleh BSN. Persiapannya sudah sangat matang. Nanti juga ada langkah untuk rumah tapak dan rumah susun subsidi yang aturannya sudah dikeluarkan,” jelas Alex sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Pembangunan kawasan Kota Baru tersebut nantinya akan menyatukan hunian dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, serta olahraga. Di saat yang sama, pihak pemerintah sedang mengkaji pilihan tenor KPR mencapai 40 tahun yang ditujukan bagi pekerja muda dari unsur PNS, TNI, dan Polri.

“BSN berkomitmen untuk dapat menyalurkan KPR Subsidi skema FLPP sebanyak 73.700 unit di tahun 2026 ini melalui berbagai inovasi layanan digital dan penguatan kolaborasi dengan ekosistem properti,” tutup Alex.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua