IHSG Menguat 0,86% ke 6.228,92 di Sesi I, BBRI Sumbang 11,74 Poin
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Sesi I hari ini di zona hijau. Saham-saham perbankan menjadi primadona, terutama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).
Pada Senin (20/7/2026), IHSG menutup perdagangan Sesi I di posisi 6.228,92. Menguat 0,86 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
IHSG nyaman menapaki jalur hijau sejak pembukaan. Bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi 6.249,9 yang ekuivalen dengan melesat 1,2 persen.
Sedangkan posisi terendah IHSG hari ini ada di 6.191,04. Masih menguat 0,28 persen.
Saham-saham yang menjadi penopang penguatan IHSG hingga tengah hari ini adalah sebagai berikut:
BBRI menyumbang 11,74 poin
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyumbang 7,42 poin
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyumbang 4,43 poin
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menyumbang 2,33 poin
- PT Astra International Tbk (ASII) menyumbang 2,05 poin
Di level Asia, indeks saham bergerak secara variatif, Hang Seng (Hong Kong) menjadi yang terbaik dengan lesatan lebih dari 2 persen.
Disusul oleh Shanghai Composite (China) yang tumbuh 1,88 persen, CSI 300 (China) yang naik 1,55 persen, dan PSEI (Filipina) dengan penguatan 0,98 persen.
Namun, Nikkei 225 (Jepang) ambruk 4,03 persen, Kospi (Korea Selatan) jatuh 3,49 persen, Nifty 50 (India) melemah 0,5 persen, dan KLCI (Malaysia) terkoreksi 0,31 persen.
Pelaku pasar sepertinya masih mengambil sikap wait and see. Sebab, dunia masih berada di bawah ancaman inflasi mengingat harga minyak yang melambung tinggi.
Pada pukul 12:14 WIB, harga minyak jenis Brent melesat 2,4 persen ke US$ 90,21 per barel. Ini menjadi yang tertinggi dalam lebih dari sebulan terakhir.
Sepertinya kenaikan suku bunga acuan sulit untuk dihindari. Di Amerika Serikat (AS), bank sentral Federal Reserve kemungkinan bakal menaikkan suku bunga dalam rapat September mendatang.
Mengutip CME FedWatch, probabilitas kenaikan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3,75-4 persen pada rapat September adalah 52,4 persen. Lebih tinggi ketimbang posisi sepekan lalu, yakni 51,2 persen.