Konflik Sudan Berdampak pada Larangan Perdagangan Emas Uni Eropa
JAKARTA – Konflik yang terjadi di beberapa negara memberikan pengaruh pada pasar emas dunia. Uni Eropa saat ini memberlakukan aturan pelarangan impor serta perdagangan emas asal Sudan di wilayah mereka.
Larangan tersebut dipandang sebagai bentuk sanksi baru terhadap Sudan karena konflik militer dinilai membahayakan perdagangan emas negara tersebut, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
“Keputusan memberlakukan larangan pembelian, impor, atau transfer emas yang berasal dari Sudan. Keputusan ini juga melarang penjualan, pasokan, transfer, atau ekspor merkuri dan sianida ke Sudan,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Konflik antara militer Sudan dan Pasukan Pendukung Cepat atau Rapid Support Forces (RAF) diketahui telah berlangsung sekitar tiga tahun dan memicu krisis kemanusiaan luas.
Sebelumnya, gangguan pasar emas juga terjadi di Uni Emirat Arab saat perang AS-Iran membuat pedagang emas di Dubai mengalihkan jalur distribusi impor. Saat konflik di Timur Tengah, para pedagang logam mulia memilih membatalkan pesanan guna menghindari tingginya biaya pengiriman serta asuransi tanpa kepastian waktu.
Uni Emirat Arab, khususnya Dubai, merupakan pusat pemurnian serta ekspor emas batangan ke Asia sekaligus jalur pengiriman dari Inggris, Swiss, dan Afrika. Emas umumnya diangkut menggunakan ruang kargo pada pesawat penumpang.
Wilayah udara di kawasan tersebut sempat ditutup akibat meningkatnya ketegangan antara AS-Israel dengan Iran.
“Beberapa pengiriman kargo tertunda atau terhenti, menyebabkan kekurangan pasokan emas fisik di India dalam jangka pendek,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Pasar konsumen emas terbesar dunia mengalami penurunan impor seiring dengan peningkatan ketersediaan stok domestik. Impor emas bersih China melalui Hong Kong tercatat turun sekitar 38 persen secara bulanan pada Mei 2026.
Data Departemen Sensus dan Statistik Hong Kong memperlihatkan impor emas China melalui Hong Kong sebesar 53.674 metrik ton, merosot dari 86.715 ton pada April 2026.
Total impor emas China melalui Hong Kong hanya sebesar 65.562 ton pada Mei, turun sekitar 34 persen dari 99.327 ton pada bulan April.