Breaking

Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Melonjak ke Dekat 58,20 Dollar

AK
Akbar

Editor: Septian Akbar Gumilang

Selasa, 21 Juli 2026
Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Melonjak ke Dekat 58,20 Dollar
Ilustrasi Perak (Sumber : NET)

JAKARTA – Harga Perak (XAG/USD) melonjak lebih dari 3% ke dekat $58,20 pada awal sesi perdagangan Eropa hari Selasa. Logam putih tersebut menguat lantaran rally harga minyak terhenti di tengah harapan langkah diplomatik baru antara Amerika Serikat (AS) dan Iran usai agresi militer yang signifikan beberapa pekan terakhir.

Saat naskah ini disusun, harga Minyak WTI diperdagangkan 0,45% lebih rendah mendekati $81,90. Sebelumnya pada hari Senin, harga Minyak WTI mengalami koreksi setelah sempat menembus rekor tertinggi bulanan baru di level $84,42.

Sejak konflik di Timur Tengah meletus, lonjakan harga minyak akibat kendala pasokan energi telah mengganggu kestabilan ekspektasi inflasi global. Kondisi tersebut memperbesar kekhawatiran akan peningkatan suku bunga oleh sejumlah bank sentral, yang pada akhirnya merugikan aset tanpa imbal hasil seperti Perak.

Aspirasi baru terkait penurunan intensitas perang AS-Iran mengemuka setelah seorang juru bicara Teheran menyampaikan konfirmasi terkait proposal penghentian serangan. "Iran menerima proposal penghentian serangan selama 10 hari dengan AS dari para mediator untuk mencari cara menghidupkan kembali kesepakatan sementara, yang memicu keyakinan investor bahwa negosiasi antara negara-negara tersebut masih berlanjut," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Terkait kebijakan suku bunga di AS, Federal Reserve (The Fed) diprediksi kuat bakal membiarkan suku bunga tetap bertahan pada rapat kebijakan pekan depan berdasarkan data alat CME FedWatch.

Dari kacamata analisis teknis, XAG/USD bergerak naik di kisaran $58,12, namun tetap memelihara kecenderungan bearish jangka pendek karena posisinya masih di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20-periode di level $59,65. Pergerakan harga di bawah indikator tren jangka pendek ini menandakan bahwa penguatan harga masih tertahan untuk sementara waktu.

Sementara itu, Relative Strength Index (14) berada di angka 41,94, yang menunjukkan pemulihan dari kondisi oversold namun tetap memunculkan tekanan naik yang terbatas dan bersifat korektif.

Garis resistance awal di area atas terletak pada EMA 20 hari di $59,65, di mana batas ini perlu ditembus secara meyakinkan guna mengurangi tekanan penurunan dan membuka peluang pemulihan yang lebih signifikan. Adapun di area bawah, titik terendah tanggal 17 Juli pada $54,77 menjadi area support utama.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua