Breaking

Emiten Tambang TINS Catat Lonjakan Laba, Saham Ngacir 50 Persen

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Rabu, 22 Juli 2026
Emiten Tambang TINS Catat Lonjakan Laba, Saham Ngacir 50 Persen
Ilustrasi PT Timah Tbk (TINS) (sumber foto: NET)

JAKARTA - Kinerja PT Timah Tbk (TINS) diperkirakan melonjak tajam pada kuartal II-2026. Berdasarkan riset CGS International, laba bersih TINS diramal naik 709 persen menjadi Rp1,5 triliun, didorong kenaikan harga timah di LME sebesar 60 persen ke level 51.900 dolar AS per ton.

“Pendapatan diprediksi naik 131% menjadi Rp4,9 triliun pada periode tersebut,” tulis CGS, dikutip Rabu (22/7/2026).

Sementara itu, selama semester I-2026, laba TINS diprediksi menyentuh Rp3 triliun, setara 58 persen proyeksi setahun penuh CGS dan 119 persen konsensus analis. Jumlah itu juga naik 10 kali dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp300 miliar.

CGS menilai TINS diuntungkan oleh langkah pemerintah untuk menertibkan tambang timah ilegal. 

“Ini membuat total ekspor timah turun 25% menjadi 19,4 ribu ton pada semester I-2026. Tetapi, ekspor TINS pada kuartal II lalu naik 113%. Artinya, penurunan ekspor Indonesia disebabkan oleh terhentinya aktivitas ekspor ilegal, bukan dari jalur formal seperti TINS,” tulis CGS.

Saat ini, TINS menguasai 52 persen pangsa pasar ekspor timah Indonesia. CGS memberikan rekomendasi add untuk saham TINS dengan target harga Rp5.500, berdasarkan PER 2027 sebesar 7 kali. “Potensi gain mencapai 54%, mengacu pada harga saat riset dibuat Rp3.570,” sebut CGS.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi umum mengenai kinerja emiten dan proyeksi saham, bukan merupakan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua