Alexander Ramlie Tambah Kepemilikan Saham AMMN, Harga Terkoreksi
JAKARTA - Komisaris PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Alexander Ramlie, kembali menambah kepemilikan sahamnya. Namun, usai aksi borong tersebut, harga saham AMMN justru terkoreksi.
Alexander membeli 1.478.500 saham perusahaan tambang tembaga dan emas dengan nilai transaksi sekitar Rp5,9 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, transaksi dilakukan pada 20 Juli 2026 melalui pasar reguler untuk tujuan investasi pribadi.
Sebelum transaksi, Alexander memiliki 188.916.260 saham atau 0,261 persen hak suara. Setelah pembelian, kepemilikannya meningkat menjadi 190.394.760 saham atau 0,263 persen hak suara. Seluruh transaksi dilakukan secara langsung tanpa skema repo.
Pembelian dilakukan melalui sembilan transaksi dengan harga bervariasi:
- 6.900 saham di Rp3.890 per saham
- 16.400 saham di Rp3.900 per saham
- 47.500 saham di Rp3.910 per saham
- 139.300 saham di Rp3.920 per saham
- 321.700 saham di Rp3.930 per saham
- 26.900 saham di Rp3.940 per saham
- 218.800 saham di Rp3.950 per saham
- 412.500 saham di Rp4.020 per saham
- 288.500 saham di Rp4.030 per saham
Total nilai pembelian diperkirakan Rp5,88 miliar dengan harga rata-rata Rp3.976 per saham. Transaksi ini tidak mengubah struktur pengendalian AMMN.
Di sisi lain, saham AMMN ditutup melemah pada perdagangan Rabu (22/7/2026), turun 140 poin atau 3,26 persen ke Rp4.150 per saham. Meski terkoreksi, dalam 30 hari terakhir saham AMMN masih mencatatkan kenaikan 390 poin atau 10,37 persen.
Aksi pembelian saham oleh komisaris di tengah volatilitas harga kerap menjadi perhatian pelaku pasar karena mencerminkan keyakinan manajemen terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Kendati demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan fundamental emiten dan profil risiko masing-masing investor.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi umum mengenai aksi korporasi dan pergerakan saham, bukan rekomendasi investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.