Breaking

ARTO Catat Pertumbuhan Kredit 24 Persen, Target Rp1.924

IB
Ibtihal

Editor: Septian Akbar Gumilang

Jumat, 24 Juli 2026
ARTO Catat Pertumbuhan Kredit 24 Persen, Target Rp1.924
Ilustrasi Pertumbuhan kredit PT Bank Jago Tbk mencapai 24 persen pada semester I-2026. (sumber foto: NET)

JAKARTA - PT Bank Jago Tbk (ARTO) mencatat kinerja solid semester I-2026, hasil transformasi lima tahun terakhir. Kredit dan pembiayaan tumbuh 24 persen menjadi Rp26,62 triliun, melampaui rata-rata industri 12,67 persen. Rasio kredit bermasalah (NPL) gross berhasil ditekan ke 0,8 persen, jauh di bawah rata-rata nasional.

Analis Phintraco Sekuritas, Aditya Prayoga, menilai kemampuan manajemen menjaga kualitas aset di tengah kondisi ekonomi penuh tantangan patut diapresiasi. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 23 persen menjadi Rp27,6 triliun, ditopang penambahan hampir 3 juta nasabah baru sehingga total basis pengguna mencapai 20,1 juta. Proporsi CASA mencapai 53 persen.

Era bunga tinggi menjadi tantangan, dengan BI Rate naik tiga kali ke 5,75 persen. Namun, DPK Jago tetap tumbuh solid berkat sinergi ekosistem dengan mitra strategis seperti GOTO, Stockbit, Bibit, dan BFI Finance. Direktur Utama Bank Jago, Arief Harris Tandjung, menegaskan komitmen untuk menjaga keseimbangan antara kolaborasi mitra dan ekspansi langsung ke nasabah.

Analis Sinarmas Sekuritas, Yosua Zisokhi, menilai kolaborasi dengan mitra ekosistem mempercepat penyaluran kredit. Kemitraan dengan BFI Finance sejak 2021 melalui joint financing menjadi salah satu pendorong. Portofolio kredit kini lebih beragam dengan produk Jago Dana Cepat, Jago Dana Siaga, hingga business banking.

Kinerja pembiayaan syariah juga melesat 370 persen YoY menjadi Rp331,86 miliar per Juni 2026, didorong oleh kemitraan dengan Unit Syariah BFI Finance. Menurut Yosua, fleksibilitas Bank Jago melayani segmen konvensional dan syariah sekaligus memberi value proposition unik.

Optimisme pasar tercermin dari konsensus analis. Berdasarkan data Stockbit, 12 analis memberi rating buy, empat hold, tanpa rating sell. Target harga rata-rata Rp1.924, dengan terendah Rp1.330 dan tertinggi Rp2.400.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua